Berita Terbaru :
Takut Dengan Suami, Ibu Muda Tega Buang Bayi
Sopir Truk Asal Semarang Ditemukan Meninggal di dalam Truk Saat Parkir di SPBU
Persiapan New Normal, Sekolah Lakukan Simulasi Belajar Mengajar
Forkopimda Wacanakan PSBB Hingga Lockdown Antar Kecamatan
Interplasi Dilakukan Lantaran Rekrutmen Pimpinan Bank Jatim Tak Kunjung Selesai
Dua Warga Blitar Tewas Usai Pesta Miras
Dilaporkan Pencemaran Nama Baik di Polrestabes Surabaya, Uci Flowdea Datangi Polda Jatim
Angka Positif Covid 19 Jatim Tembus 14 Ribu Orang
Evakuasi Jasad Pendaki Lawu, Lewat Jawa Tengah
Warga Suku Tengger Gelar Perayaan Hari Raya Yadnya Kasada
Ngopi Sambil Keliling Kota Dengan Bus Coffe
Satu Desa di Ponorogo Di-Lockdown, Puluhan Warga Diisolasi
Awali Musim Panen Padi, Tradisi Metil Digelar Warga Munggut Madiun
KPU Ponorogo Dapat Gelontoran Dana Rp 5,9 Milyar Untuk APD Covid 19
Pandemi Covid-19, Penghoby Aquascape Meningkat
   

Kalangan Akademisi Ikut Lestarikan Benteng Kedung Cowek
Peristiwa  Selasa, 12-11-2019 | 18:40 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Kondisi cagar budaya Benteng Kedung Cowek yang masih memprihatinkan, mendorong kalangan akademisi ikut peduli melestarikannya. Salah satunya Universitas Wijaya Kusuma yang berniat menjadikan Benteng Kedung Cowek sebagai salah satu destinasi wisata di Surabaya.

Guna merealisasikan Benteng Kedung Cowek sebagai destinasi wisata di Surabaya, Universitas Wijaya Kusuma menggelar sarasehan di lokasi yang merupakan cagar budaya ini. Sarasehan yang digelar dalam rangka Hari Pahlawan ini, tak hanya dihadiri kalangan akademisi, tapi juga TNI, Polri, veteran kemerdekaan, Pemkot Surabaya, dan tokoh pegiat sejarah Surabaya.

Dalam sarasehan ini, seluruh tamu undangan sepakat akan melestarikan cagar budaya Benteng Kedung Cowek. "Universitas Wijaya Kusuma berniat menjadikan benteng seluas 7 hektar ini sebagai salah satu destinasi wisata di Surabaya. Nantinya, para akademisi ini akan menjalin komunikasi dengan Kodam V Brawijaya dan Pemkot Surabaya," ungkap Sri Harmadji, Rektor UWK.

"Sekedar diketahui, Benteng Kedung Cowek ini salah satu bangunan bersejarah peninggalan Pemerintahan Hindia Belanda di Surabaya. Masyarakat sekitar menyebut benteng ini sebagai gudang peluru, karena memang digunakan sebagai penyimpanan peluru," papar Prof. Sudarso Djoyonegoro, Ketua Pembina UWK.

Tujuan awal dibangunnya benteng ini untuk pertahanan Belanda melawan Jepang saat perang Pasifik. Belanda menyiapkan meriam besar dibalik beton benteng yang telah dibangun dengan sangat kokoh dan tebal ini. Namun sayangnya Benteng Kedung Cowek ini belum terlalu dikenal masyarakat. Salah satu penyebabnya, lokasi Benteng Kedung Cowek yang jauh dari perkotaan, tepatnya di Kecamatan Kedung Cowek Surabaya.(end)

Berita Terkait

Kalangan Akademisi Ikut Lestarikan Benteng Kedung Cowek
Berita Terpopuler
Satu Desa di Ponorogo Di-Lockdown, Puluhan Warga Diisolasi
Peristiwa  5 jam

Musim Panen Harga Bawang Merah Anjlok Drastis
Ekonomi Dan Bisnis  13 jam

Spesialis Pencuri HP dan Penadah Diringkus Polisi Magetan
Peristiwa  9 jam

Para Bakal Calon Berebut Suara Warga NU di Pilkada Sumenep
Pilkada  12 jam



Cuplikan Berita
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Pojok Pitu

Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Pojok Pitu

Diduga Bawa BBM, Sebuah Mobil Terbakar di Dekat SPBU Keting
Jatim Awan

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber