Berita Terbaru :
Takut Dengan Suami, Ibu Muda Tega Buang Bayi
Sopir Truk Asal Semarang Ditemukan Meninggal di dalam Truk Saat Parkir di SPBU
Persiapan New Normal, Sekolah Lakukan Simulasi Belajar Mengajar
Forkopimda Wacanakan PSBB Hingga Lockdown Antar Kecamatan
Interplasi Dilakukan Lantaran Rekrutmen Pimpinan Bank Jatim Tak Kunjung Selesai
Dua Warga Blitar Tewas Usai Pesta Miras
Dilaporkan Pencemaran Nama Baik di Polrestabes Surabaya, Uci Flowdea Datangi Polda Jatim
Angka Positif Covid 19 Jatim Tembus 14 Ribu Orang
Evakuasi Jasad Pendaki Lawu, Lewat Jawa Tengah
Warga Suku Tengger Gelar Perayaan Hari Raya Yadnya Kasada
Ngopi Sambil Keliling Kota Dengan Bus Coffe
Satu Desa di Ponorogo Di-Lockdown, Puluhan Warga Diisolasi
Awali Musim Panen Padi, Tradisi Metil Digelar Warga Munggut Madiun
KPU Ponorogo Dapat Gelontoran Dana Rp 5,9 Milyar Untuk APD Covid 19
Pandemi Covid-19, Penghoby Aquascape Meningkat
   

Panen Melon dan Semangka Hasilnya Bagus, Namun Harga Mengerikan
Ekonomi Dan Bisnis  Selasa, 12-11-2019 | 22:15 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Harga melon dan semangka rata-rata mengalami penurunan hinga 60 persen dari harga biasaya. Penurunan itu dipicu karena musim panen raya.
Nganjuk pojokpitu.com, Meski mengaku senang dengan hasil panen buah semangka dan melon yang bagus, sejumlah petani di Nganjuk mengeluh dengan anjloknya harga.

Sejumlah petani buah melon dan semangka di Desa Ngepung Kecamatan Patianrowo Nganjuk, mengeluh dengan anjloknya harga buah. Rata rataharga turun sekitar 60 persen, atau dari harga normal sekitar Rp 6 ribu rupiah menjadi Rp 2 ribu perkilogramnya.

Turunnya harga disebabkan musim panen raya semangka dan melon. Serta mulainya musim hujan membuat minat masyarakat akan kebutuhan buah menurun.

Menurut Imam Nur Wahid pemilik lahan sawah buah melon dan semangka, mengaku merugi hingga jutaan rupiah. Karena modal produksi lebih besar dibanding hasil jualnya.

Sementara Sukilan pembeli buah melon dan semangka mengaku, akan menjual buah tersebut ke Jakarta. "Saya juga belum bisa memastikan jumlah keuntungannya, sebab tergantung pangsa pasar di Jakarta dan situasi harga disana," kata Sukilan. (pul)

Berita Terkait

Panen Padi Merugi, Petani Pindah Tanaman Palawija

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban

Tanggulangi Gagal Panen Pasca Banjir, Petani Melon Bersihkan Lahan

Diterjang Cuaca Buruk, Petani Padi Panen Lebih Awal
Berita Terpopuler
Satu Desa di Ponorogo Di-Lockdown, Puluhan Warga Diisolasi
Peristiwa  5 jam

Musim Panen Harga Bawang Merah Anjlok Drastis
Ekonomi Dan Bisnis  13 jam

Spesialis Pencuri HP dan Penadah Diringkus Polisi Magetan
Peristiwa  9 jam

Para Bakal Calon Berebut Suara Warga NU di Pilkada Sumenep
Pilkada  12 jam



Cuplikan Berita
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Pojok Pitu

Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Pojok Pitu

Diduga Bawa BBM, Sebuah Mobil Terbakar di Dekat SPBU Keting
Jatim Awan

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber