Berita Terbaru :
Ratusan Warga Berebut Air Bersih
48 Ruas Jalan Desa Diambil Alih Pemkab Magetan
Himpitan Ekonomi, Kasus Perceraian di Kabupaten Madiun Capai 1.635
Operasi Yustisi, Pelanggar Protokol Kesehatan Distempel
Polres Malang Luncurkan Kendaraan SKCK Keliling
LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
Hasil Operasi, 657 Warga Tidak Bermasker Terjaring Satgas Covid 19
   

Meski Turun Hujan Masih Ada 23 Titik Kekeringan di Jember
Tapal Kuda Dan Madura  Selasa, 12-11-2019 | 23:20 wib
Reporter : Felli Kosasi
Jember pojokpitu.com, Meski di beberapa titik sempat diguyur hujan, namun krisis air bersih akibat kekeringan di Jember, dinilai makan parah dan makin meluas terjadi di puluhan desa. Meski sudah mengerahkan tiga truk tangki gabungan milik BPBD, PMI, dan PDAM, permintaan suplai air bersih terus bertambah tiap hari.

Salah satu lokasi yang cukup terasa kurang air bersih adalah di lingkungan baratan timur Kelurahan Baratan Kecamatan Patrang, Jember.
Delapan puluh persen sumur milik warga tidak lagi mengeluarkan air, termasuk milik salah satu mushala yang sehari- hari debit airnya dinilai paling besar ini.

Muhammad Fauzi, warga, mengatakan, untuk mandi, warga harus menggunakan sungai  bedadung yang minim debit airnya, dan untuk keperluan memasak, mereka harus berjalan mencari satu hingga dua kilometer.

Warga hanya berharap suplai dari  truk tangki milik tiga instansi yang dikerahkan di bawah kendali Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yakni milik BPBP,PMI, PDAM Kabupaten Jember.

Kekhatiran warga tidak bisa memasak karena sulit air, hari itu sedikit terobati setiap truk distribusi air datang.
Asrah Joyo Widono, Kasi Kedaruratan BPBD Jember, mengatakan, berdasarkan data hingga hari ini sudah 13 desa di 11 kecamatan yang rutin disuplai air bersih sejak dua bulan terakhir.

"BPBD mencatat sudah 85 tangki atau sebanyak 425 ribu liter telah didistribusikan ke warga di desa yang alami kekeringan,"  ujar Asrah Joko Widono.

Menurut Asrah Joyo Widono, BMKG memprakirakan hujan baru turun apda akhir November, dan suplai air bersih akan dikurangi.

Berita Terkait

Terdampak Kekeringan, Warga Harus Ambil Air di Tengah Hutan

Bencana Kekeringan Belum Bisa Diatasi, Terutama Daerah Kering Kritis

Penyalahgunaan Lahan Sebabkan Kekeringan Berulang di Jatim

Kemarau Panjang 4 Waduk Kering, Tanaman Jagung Mati
Berita Terpopuler
Hasil Operasi, 657 Warga Tidak Bermasker Terjaring Satgas Covid 19
Peristiwa  7 jam

LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
Peristiwa  6 jam

Polres Malang Luncurkan Kendaraan SKCK Keliling
Malang Raya  5 jam

Operasi Yustisi, Pelanggar Protokol Kesehatan Distempel
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber