Berita Terbaru :
4600 Ton Beras Disalurkan Untuk Bantuan Sosial Selama 3 Bulan
Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Bangun Sinergitas, TNI Polri Latihan Menembak Bersama
Agar Mudah Diterima, Edukasi Masker Pakai Tokoh Kartun Batman
Gandeng Wartawan, BPBD Jatim Sosialisasikan Prokes
KPU Sidoarjo Seleksi 127 Calon Relawan Demokrasi
Musim Panen Harga Bawang Merah Anjlok Drastis, Terdampak Merebaknya Covid-19
Pemkab Akan Undang Investor Dirkan Pabrik Rokok di Ngawi
Pemaparan Sosialisasi Perbawaslu Dimusim Pandemi Dihadapan Seluruh Petugas PPK
Sehari 9 Sembuh, Tapi Ada Tambahan 12 Positif Covid-19
Diperpanjang Hingga 2021, Sebanyak 1.085.000 Pekerja Sudah Terima BSU
Kasek dan Guru SMAN 2 Ngawi Terpapar Covid-19
Bupati Novi Kembali Digugat 15 Miliar Atas Dugaan Penyerobotan Tanah Warga
Krisis Air Bersih,Warga Berebut Air Bantuan Pemkab
   

Ratusan Layang-Layang Unik Ikuti Festival di Tuban
Pantura  Kamis, 14-11-2019 | 03:06 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Ratusan layang-layang beradu pesona menghias langit kawasan Pantai Utara Kabupaten Tuban. Berbagai jenis dan bentuk layang-layang hadir dari berbagai penjuru tanah air untuk memeriahkan festival tahunan tersebut. Foto Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Pemandangan berbeda terlihat di pantai utara, kawasan Pusat Latihan Tempur Maritur Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban. Ratusan layang-layang unik, berbentuk binatang raksasa terbang menghisi langit sekitar.

Salah satunya layang-layang berbentuk naga terbang sepanjang seratus meter lebih. Sosoknya yang gagah membawa terbang bendera merah-putih cukup mempesona pengunjung tuban nasional kite festival 2019 itu.

Selain naga, festival itu juga diramaikan layang-layang berbentuk binatang laut, lele raksasa, serta berbagai bentuk unik lainnya. Selain ajang beradu pesona, kegiatan itu diselenggarakan sebagai ajang silaturahmi para penghobi layang-layang dari berbagai daerah.

Lukman Markum, peserta dari Bojonegoro mengaku senang mengikuti festival layang-layang itu. "Peserta tak hanya membawa satu layang-layang saja, melainkan dua hingga empat layang-layang," kata Lukman Markum.

Sementara itu Dimjati ketua panitia, festival layang-layang digelar dalam rangka memperingati HUT Amritur ke-74. Tak hanya diikuti penghobi layang-layang lokal Tuban, peserta juga datang dari berbagai daerah di tanah air. Diantaranya Jawa Tengah, Jogjakarta, dan Kalimatan Selatan.

Penilaian dalam festival dititik beratkan pada artistik atau keindahan layang-layang, dan kestabilannya mulai saat proses diterbangkan, selama mengudara, hingga diturunkan kembali. (pul)

Berita Terkait

Malam Penganugerahan Festival Film Dokumenter New Normal?

Ribuan Warga Berebut 2020 Durian Dalam Kenduri Durian

Kampung Desa Sukowono Surga Durian Lokal Berbagai Jenis

Puluhan Jenis Duren Lokal Lumajang Ikut Kontes
Berita Terpopuler
Kasek dan Guru SMAN 2 Ngawi Terpapar Covid-19
Covid-19  10 jam

Krisis Air Bersih,Warga Berebut Air Bantuan Pemkab
Peristiwa  12 jam

Gandeng Wartawan, BPBD Jatim Sosialisasikan Prokes
Metropolis  4 jam

Bupati Novi Kembali Digugat 15 Miliar Atas Dugaan Penyerobotan Tanah Warga
Hukum  11 jam



Cuplikan Berita
Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Jatim Kekurangan Pengawas Sekolah
Jatim Awan

Kekeringan, Warga Andalkan Sumur Tua di Tengah Hutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber