Berita Terbaru :
Sopir Truk Asal Semarang Ditemukan Meninggal di dalam Truk Saat Parkir di SPBU
Persiapan New Normal, Sekolah Lakukan Simulasi Belajar Mengajar
Forkopimda Wacanakan PSBB Hingga Lockdown Antar Kecamatan
Interplasi Dilakukan Lantaran Rekrutmen Pimpinan Bank Jatim Tak Kunjung Selesai
Dua Warga Blitar Tewas Usai Pesta Miras
Dilaporkan Pencemaran Nama Baik di Polrestabes Surabaya, Uci Flowdea Datangi Polda Jatim
Angka Positif Covid 19 Jatim Tembus 14 Ribu Orang
Evakuasi Jasad Pendaki Lawu, Lewat Jawa Tengah
Warga Suku Tengger Gelar Perayaan Hari Raya Yadnya Kasada
Ngopi Sambil Keliling Kota Dengan Bus Coffe
Satu Desa di Ponorogo Di-Lockdown, Puluhan Warga Diisolasi
Awali Musim Panen Padi, Tradisi Metil Digelar Warga Munggut Madiun
KPU Ponorogo Dapat Gelontoran Dana Rp 5,9 Milyar Untuk APD Covid 19
Pandemi Covid-19, Penghoby Aquascape Meningkat
Spesialis Pencuri HP dan Penadah Diringkus Polisi Magetan
   

Media Sosial Satukan Siswa Tionghoa Setelah 60 Tahun Pisah
Rehat  Sabtu, 16-11-2019 | 21:11 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Media Sosial Satukan Ratusan Alumni Siswa Tionghoa

Media sosial ternyata mampu menyatukan ratusan alumni siswa etnis tionghoa yang terpisah lama. Ratusan alumni siswa Xinzhong School dari 5 negara yang telah terpisah selama 60 tahun, bisa berkumpul kembali.

Ratusan alumni siswa Xinzhong School bertemu setelah terpisah selama 60 tahun. Pertemuan di Surabaya bertepatan dengan Hari Pahlawan, maka para alumni ikut merayakan Hari Pahlawan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Lagu Padamu Negeri sambil membawa bendera Merah Putih.

Suwanto, salah satu alumni mengatakan tidak mudah untuk mengumpulkan seluruh alumni siswa Xinzhong School. Dikarenakan mereka tinggal di beberapa negara, seperti  Indonesia, Amerika, Hongkong, China, Makau, Shenzhen dan Quangzhou.

"Berkat kemajuan media sosial, kita bisa mengumpulkan alumni dari lima negara. Amerika, Hongkong, China, Makau, Shenzhen, Quangzhou, Lombok dan Jakarta. Bedanya dengan sebelumnya, pertemuan ini yang terbesar dan mengundang 5 guru yang tersisa," kata Suwanto

Mereka tetap menjalankan tradisi tionghoa. Salah satunya berbagi angpao dan kenang-kenangan kepada guru mereka yang masih tersisa. (pul)

Berita Terkait

Perkuat Silaturrahmi, Pertama Kalinya IKA Tetrasma Gelar Pertemuan Daring

Media Sosial Satukan Siswa Tionghoa Setelah 60 Tahun Pisah

Forum Insinyur Muda dukung Prof Erani jadi Ketum IKA UB

Ketum GMNI Instruksikan Kader Door To Door Menangkan Alumni GMNI
Berita Terpopuler
Satu Desa di Ponorogo Di-Lockdown, Puluhan Warga Diisolasi
Peristiwa  5 jam

Musim Panen Harga Bawang Merah Anjlok Drastis
Ekonomi Dan Bisnis  13 jam

Spesialis Pencuri HP dan Penadah Diringkus Polisi Magetan
Peristiwa  9 jam

Para Bakal Calon Berebut Suara Warga NU di Pilkada Sumenep
Pilkada  12 jam



Cuplikan Berita
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Pojok Pitu

Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Pojok Pitu

Diduga Bawa BBM, Sebuah Mobil Terbakar di Dekat SPBU Keting
Jatim Awan

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber