Berita Terbaru :
Maling Motor Kembali Terekam CCTV Minimarket
Kebijakan Baru Pemkot Surabaya, Tidak Gunakan AC
Takut Dengan Suami, Ibu Muda Tega Buang Bayi
Sopir Truk Asal Semarang Ditemukan Meninggal di dalam Truk Saat Parkir di SPBU
Persiapan New Normal, Sekolah Lakukan Simulasi Belajar Mengajar
Forkopimda Wacanakan PSBB Hingga Lockdown Antar Kecamatan
Interplasi Dilakukan Lantaran Rekrutmen Pimpinan Bank Jatim Tak Kunjung Selesai
Dua Warga Blitar Tewas Usai Pesta Miras
Dilaporkan Pencemaran Nama Baik di Polrestabes Surabaya, Uci Flowdea Datangi Polda Jatim
Angka Positif Covid 19 Jatim Tembus 14 Ribu Orang
Evakuasi Jasad Pendaki Lawu, Lewat Jawa Tengah
Warga Suku Tengger Gelar Perayaan Hari Raya Yadnya Kasada
Ngopi Sambil Keliling Kota Dengan Bus Coffe
Satu Desa di Ponorogo Di-Lockdown, Puluhan Warga Diisolasi
Awali Musim Panen Padi, Tradisi Metil Digelar Warga Munggut Madiun
   

Pastikan Itu Makam Bersejarah, Warga Datangkan Ahli Nasab dan Makam
Pantura  Minggu, 17-11-2019 | 15:15 wib
Reporter : Zulkifli Zakaria
Lamongan pojokpitu.com, Sempat terjadi polemik pro kontra terkait dengan penemuan sebuah makam di tambak milik Sudarsono, warga Desa Tawangrejo Kecamatan Turi pada akhir Oktober kemarin , akhirnya beberapa warga mendatangkan ahli nasab dan ahli makam dari daerah Ngimbang Lamongan.

Setelah dilakukan penelitian dengan datang ke tempat penemuan yang diduga makam di tambak tersbeut, akhirnya Kyai Haji Zaenuri Al Yusak  Muhtarom, ahli nasab dan ahli makam kuno meyakini kalau di tambak milik Sudarsono ini adalah makam seorang ulama besar pada zamannya. 

Dimungkinkan bahwa makam tersebut adalah makam syekh Mugholib yang berasal dari daerah kerajaan Demak Bontoro Jawa Tengah, yang wafat pada tahun 1825 masehi. Beliau adalah salah satu murid Sunan Kali Jaga dan Syekh Maulana Malik Ibrahim salah satu wali songo.

Bahkan untuk menaykin kan hal itu, puluhan warga bersama dengan Kyai Haji Zaenuri Al Yusak Muhtarom ahli nasab dan makam kuno ini mendatangi ke makam tersebut.

Selain ditemukannya makam murid dari syekh Maulana Malik Ibrahim, di sebelah makam tersbeut juga di temukan makam Siti Munawaroh, istrinya dan Muzamil anaknya. 

Salah satu tujuan didatangkannya ahli nasab dan ahli makam kuno ini, dikarenakan pasca penemuan makam di tambak tersebut sempat terjadi perbedatan hingga saat ini. Ada warga yang menyakini kalau itu adalah bukan makam, namun hanya gundukan batu saja. 

Namun ada yang meyakini kalau itu adalah makam, karena saat ditemukan makam tersebut, sempat di temukan tulang belulang yang diduga tulang manusia.

Menurut Saiful Arif, penemu makam kuno tersbeut, salah satu tujuan didatang kan nya ahli nasab dan ahli makam kuno ini dalah untuk meyakin kan  agar tidak timbul permasalahan pro kontra di masyarakat . 

"Yang nantinya dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dari hasil penemuan ini akhirnya dipastikan kalau itu adalah sebuah peninggalan makam ulama besar pada zamannya," ucap Saiful Arif.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, bahwa di Desa Tawangrejo Kecamatan Turi Lamongan, pada akhir Oktober telah ditemukan sebuah makam di tengah-tengah tambak milik warga. 

Bahkan penemuan makam di tengah-tengah tambak ini sempat menjadi guncingan di kalangan masyarakat sekitar. (yos/vd:yan)

Berita Terkait

Pastikan Itu Makam Bersejarah, Warga Datangkan Ahli Nasab dan Makam

Warga Lamongan Temukan Makam Kuno di Tengah Tambak

Heboh, Warga Temukan Makam 2 Wali Kerajaan Mataram Di Atas Gunung

Warga Malang Gempar Penemuan Makam Misterius di Ladang
Berita Terpopuler
Evakuasi Jasad Pendaki Lawu, Lewat Jawa Tengah
Peristiwa  4 jam

Satu Desa di Ponorogo Di-Lockdown, Puluhan Warga Diisolasi
Peristiwa  6 jam

Dua Warga Blitar Tewas Usai Pesta Miras
Peristiwa  3 jam

Musim Panen Harga Bawang Merah Anjlok Drastis
Ekonomi Dan Bisnis  14 jam



Cuplikan Berita
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Pojok Pitu

Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Pojok Pitu

Diduga Bawa BBM, Sebuah Mobil Terbakar di Dekat SPBU Keting
Jatim Awan

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber