Berita Terbaru :
Interplasi Dilakukan Lantaran Rekrutmen Pimpinan Bank Jatim Tak Kunjung Selesai
Dua Warga Blitar Tewas Usai Pesta Miras
Dilaporkan Pencemaran Nama Baik di Polrestabes Surabaya, Uci Flowdea Datangi Polda Jatim
Angka Positif Covid 19 Jatim Tembus 14 Ribu Orang
Evakuasi Jasad Pendaki Lawu, Lewat Jawa Tengah
Warga Suku Tengger Gelar Perayaan Hari Raya Yadnya Kasada
Ngopi Sambil Keliling Kota Dengan Bus Coffe
Satu Desa di Ponorogo Di-Lockdown, Puluhan Warga Diisolasi
Awali Musim Panen Padi, Tradisi Metil Digelar Warga Munggut Madiun
KPU Ponorogo Dapat Gelontoran Dana Rp 5,9 Milyar Untuk APD Covid 19
Pandemi Covid-19, Penghoby Aquascape Meningkat
Spesialis Pencuri HP dan Penadah Diringkus Polisi Magetan
Polisi Tangkap Pencuri Spesialis Kotak Amal Masjid Antar Kota
Wastafel Mobile Polres Bangkalan Siap Layani Masyarakat
Para Bakal Calon Berebut Suara Warga NU di Pilkada Sumenep
   

Arek Bogangin Finish Pertama Gerak Jalan Perjuangan
Metropolis  Minggu, 17-11-2019 | 17:00 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Inilah Rizal Andriansyah, peserta perseorangan yang pertama kali tiba di Tugu Pahlawan Surabaya
Berita Video : Arek Bogangin Finish Pertama Gerak Jalan Perjuangan
Surabaya pojokpitu.com, Rizal Andriansyah, arek Bogangin Surabaya, menjadi peserta perorangan yang finish pertama dalam gerak jalan perjuangan Mojokerto-Suroboyo. Sementara di kelompok beregu, Aremba alias Arek Bangkingan menjadi yang tercepat tiba di Tugu Pahlawan Surabaya.

Rizal yang memakai nomor dada 0092 ini tiba sekitar jam 21.45. Pemuda asal Bogangin Surabaya, ini menempuh rute Mojokerto-Surabaya sejauh 55 kilometer dengan waktu 6 jam 45 menit. 

Kelompok Aremba alias Arek Bangkingan kembali yang pertama di kelompok beregu. Ini merupakan kesekian kalinya, kelompok yang berisi 14 orang ini menjadi yang pertama, dalam gerak jalan perjuangan Mojokerto-Suroboyo. Setelah kedua peserta tiba, satu persatu peserta tiba di Tugu Pahlawan. 

Rizal Andriansyah, mengaku selalu ikut gerak jalan perjuangan Mojokerto-Suroboyo lantaran tak melupakan sejarah di tahun 1959-1964. "Ketika saat itu, para pejuang mempertahankan sektor barat yang dikenal dengan  batalyon laskar hizbullah, tentara pelajar, polisi istimewa yang dikenang dengan monumen mayangkara di Wonokromo," kata Rizal Andriansyah.

Tercatat ada 1529 peserta perseorangan, 24 grup beregu pelajar, 390 grup beregu umum, 19 grup beregu TNI, Polri. Yang menarik, sebagian peserta memakai kostum unik, salah satunya Didik Wijanarko, peserta nomor 1018, asal ngelom sepanjang, yang memakai asesoris botol bekas. (yos/vd:yan) 

Berita Terkait

Arek Bogangin Finish Pertama Gerak Jalan Perjuangan

Sebanyak 1500 Peserta Dari Berbagai Daerah di Jatim Ramaikan Gerak Jalan Perjuangan

Peserta Gerak Jalan di Kota Pasuruan Meninggal Dunia Saat Lomba

Peserta Asal Bangkingan Finish Pertama di Tugu Pahlawan
Berita Terpopuler
Musim Panen Harga Bawang Merah Anjlok Drastis
Ekonomi Dan Bisnis  12 jam

Satu Desa di Ponorogo Di-Lockdown, Puluhan Warga Diisolasi
Peristiwa  4 jam

Spesialis Pencuri HP dan Penadah Diringkus Polisi Magetan
Peristiwa  8 jam

Para Bakal Calon Berebut Suara Warga NU di Pilkada Sumenep
Pilkada  11 jam



Cuplikan Berita
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Pojok Pitu

Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Pojok Pitu

Diduga Bawa BBM, Sebuah Mobil Terbakar di Dekat SPBU Keting
Jatim Awan

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber