Berita Terbaru :
Angka Covid-19 Di Tuban Melandai, Angka Sembuh Tinggi
Awal Musim Penghujan, Fokus Kerawanan Bencana Angin Puting Beliung dan Banjir
Kreasi Pandemi Bonsai Kelapa Media Air
Pameran Hasil Karya SMA Double Track
Bupati Lumajang Konsolidasi Pemenangan Pasangan Ladub
Usaha Ditengah Pandemi, Pengerajin Aquarium Mini Unik Tembus Pasar Internasional
Libur Panjang, Banyak Pengunjung Berwisata ke Sumber Air Growgoland
Hendak Mencuri Motor Residivis Keok Ditangan Polisi
Libur Panjang, Ratusan Personil Gabungan Disiagakan
   

Anggun dan Indah, Busana Berbahan Limbah
Mataraman  Minggu, 17-11-2019 | 20:05 wib
Reporter : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Untuk menumbuhkan kreatifitas dan semangat berwira usaha warganya, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, menggelar perlombaan unik, yakni lomba cipta busana daur ulang.

Dalam lomba yang dikemas ala fashion show ini, peserta diwajibkan untuk mengenakan busana berbahan barang bekas atau limbah. Ditangan para peserta lomba, barang-barang bekaspun bisa disulap menjadi gaun yang unik dan anggun.

Ratusan model busana dengan berbagai tema, dipamerkan ratusan peserta lomba cipta busana daur ulang, yang digelar pemerintah Kabupaten Tulungagung. 

Sebanyak 142 peserta berlenggak lenggok di depan dewan juri dan panggung kehormatan, di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. 
Namun siapa sangka, busana-busana unik dan anggun yang dipamerkan ini semuanya berbahan limbah dan barang-barang bekas.

Ditangan para peserta lomba, barang-barang limbah seperti botol bekas, karung goni, karung plastik, bekas tikar dan berbagai jenis barang tak terpakai lainnya, disulap menjadi gaun yang indah dan anggun. 

Bukan hanya dari barang bekas saja, sebagian peserta juga membuat busana dengan memanfaatkan limbah organik, seperti kelobot jagung, dedaunan kering, dan juga pelepah pisang.

Menurut Bupati Tulungagung, Maryoto Bhirowo, acara lomba cipta busana daur ulang dalam rangka peringatan hari jadi Kabupaten Tulungagung ke 814 ini, sengaja digelar untuk menumbuhkan kreatifitas masyarakat. 

"Dengan diadakannya kegiatan seperti ini, diharapkan akan muncul ide dan kreatifitas warga untuk memanfaatkan limbah, untuk menjadikannya bernilai ekonomi tinggi," kata Maryoto Wibowo.

Sementara itu, para peserta yang rata-rata baru pertama kali mengikuti kegiatan seperti ini, mengaku senang karena menambah pengetahuan mereka tentang pemanfaatan limbah dan barang bekas . "Kita berharap lomba busana daur ulang seperti ini, bisa diadakan setiap tahun," ujar Rika Handayani, salah satu peserta.

Dalam lomba cipta busana daur ulang ini, kriteria penilaian dewan juri mencakup beberapa aspek, mulai dari orisinalitas desain, kreatifitas, dan azas kemanfaatan, dimana karya harus bermanfaat mengurangi limbah, serta bisa ditiru atau digandakan dan tentunya bernilai ekonomi. (yos)



Berita Terkait

Anggun dan Indah, Busana Berbahan Limbah
Berita Terpopuler
Libur Panjang, Ratusan Personil Gabungan Disiagakan
Peristiwa  8 jam

Hendak Mencuri Motor Residivis Keok Ditangan Polisi
Peristiwa  7 jam

Libur Panjang, Banyak Pengunjung Berwisata ke Sumber Air Growgoland
Mlaku - Mlaku  6 jam

Pameran Hasil Karya SMA Double Track
Pendidikan  3 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber