Berita Terbaru :
Interplasi Dilakukan Lantaran Rekrutmen Pimpinan Bank Jatim Tak Kunjung Selesai
Dua Warga Blitar Tewas Usai Pesta Miras
Dilaporkan Pencemaran Nama Baik di Polrestabes Surabaya, Uci Flowdea Datangi Polda Jatim
Angka Positif Covid 19 Jatim Tembus 14 Ribu Orang
Evakuasi Jasad Pendaki Lawu, Lewat Jawa Tengah
Warga Suku Tengger Gelar Perayaan Hari Raya Yadnya Kasada
Ngopi Sambil Keliling Kota Dengan Bus Coffe
Satu Desa di Ponorogo Di-Lockdown, Puluhan Warga Diisolasi
Awali Musim Panen Padi, Tradisi Metil Digelar Warga Munggut Madiun
KPU Ponorogo Dapat Gelontoran Dana Rp 5,9 Milyar Untuk APD Covid 19
Pandemi Covid-19, Penghoby Aquascape Meningkat
Spesialis Pencuri HP dan Penadah Diringkus Polisi Magetan
Polisi Tangkap Pencuri Spesialis Kotak Amal Masjid Antar Kota
Wastafel Mobile Polres Bangkalan Siap Layani Masyarakat
Para Bakal Calon Berebut Suara Warga NU di Pilkada Sumenep
   

Menteri Siti Asistensi Sejumlah Gubernur Soal Kehutanan dan Lingkungan
Peristiwa  Senin, 18-11-2019 | 00:03 wib
Reporter :
Jakarta pojokpitu.com, Mengambil kesempatan keberadaan Para Gubernur dan Bupati/Wali kota selama di Jakarta, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menggelar rapat konsultasi teknis fungsional Menteri dan jajaran eselon I dengan sejumlah gubernur bersama jajaran teknis dinas serta bupati/wali kota membahas masalah dan hambatan program kerja nasional dan daerah serta kondisi-kondisi berkenaan dengan kehutanan dan lingkungan.

Asistensi kebijakan ini dilakukan selama dua hari Kamis dan Jumat dan masing-masing lebih dari dua jam berdiskusi untuk mencapai kata sepakat keputusan penyelesaian masalah sehingga implementasi program dapat berjalan mulus.

"Berbagai persoalan berkaitan dengan lingkungan hidup dan kehutanan, ada di daerah. Karena itu, saya mengundang para gubernur, 14-15 November 2019 di Jakarta, untuk mendengarkan langsung, berdiskusi dan mencari solusi bersama berbagai persoalan di tingkat tapak," ujar Menteri Siti kepada media, Sabtu (16/11).

Gubernur yang hadir pada kesempatan dua hari kemarin ialah Gubernur Riau Syamsuar, Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, Kalimantan Barat Sutarmidji, Kalimantan Timur Isran Noor, Sulawesi Tenggara Ali Mazi, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah serta Gubernur Jambi Fachrori Umar.

Persoalan yang dibahas di antaranya terkait dengan perencanaan kawasan, Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) dan Hutan Sosial, konservasi, hutan produksi dan daya saing industri kehutanan, rehabilitasi hutan dan lahan, pengendalian daerah aliran sungai, kebakaran hutan dan lahan serta gambut, pencemaran dan pemulihan lingkungan, serta soal-soal sampah dan limbah. Selain itu juga dibahas mengenai desa-desa di dalam kawasan hutan, kekayaan genetic dan biprospecting, serta penegakkan hukum lingkungan.
Selain membahas masalah yang diajukan oleh gubernur dan bupati dilakukan juga diskusi dengan semua pejabat eselon I KLHK, secara mendetail.

Jelaskan Kebijakan Teknis

Pada pertemuan ini para gubernur juga mendapatkan penjelasan terkait kebijakan teknis dari para Direktur Jenderal lingkup KLHK. Secara khusus bersama Gubernur Kaltim dibahas cukup rinci tentang rencana persiapan Ibu Kota Negara, pada aspek pengamanan kawasan (hutan) dan calon lokasi ibu kota serta dimensi-dimensi lingkungannya termasuk lingkungan sosial.

"Diskusi berlangsung hangat dan konstruktif. Saya terus memberi ruang untuk kegiatan seperti ini, karena setiap masalah yang berkaitan dengan kepentingan rakyat hingga ke tingkat tapak, harus kita carikan solusinya bersama-sama," tegas Menteri Siti Nurbaya.

Menurut Menteri LHK, pertemuan ini akan terus digekar bagi daerah-daerah yang ada masalah terkait hutan dan lingkungan. Selanjutnya masih akan terus dilakukan rapat konsultasi teknis fungsional hutan dan lingkungan ini dengan masing-masing gubernur.

"Setelah ini sedang disiapkan untuk diskusi detil dan asistensi implementasi kebijakan ini dengan Gubernur Sumsel, Kalsel, Sumut, Sulsel dan lainnya. Kami harus siapkan dulu substansinya sehingga bisa produktif. Dalam dua hari paling-paling bisa diskusi dengan 8 daerah karena waktu kami siapkan saja untuk kelancaran pelaksanaan tugas dan kecepatan implementasi. Dengan kebersamaan kita wujudkan Indonesia Maju," ujar Menteri Siti.(fri/jpnn/yos)

Berita Terkait

Menteri Siti Asistensi Sejumlah Gubernur Soal Kehutanan dan Lingkungan

Sita Truk Muat Kayu, Oknum Dinas Kehutanan Dilaporkan Polisi
Berita Terpopuler
Musim Panen Harga Bawang Merah Anjlok Drastis
Ekonomi Dan Bisnis  12 jam

Satu Desa di Ponorogo Di-Lockdown, Puluhan Warga Diisolasi
Peristiwa  4 jam

Spesialis Pencuri HP dan Penadah Diringkus Polisi Magetan
Peristiwa  8 jam

Para Bakal Calon Berebut Suara Warga NU di Pilkada Sumenep
Pilkada  11 jam



Cuplikan Berita
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Pojok Pitu

Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Pojok Pitu

Diduga Bawa BBM, Sebuah Mobil Terbakar di Dekat SPBU Keting
Jatim Awan

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber