Berita Terbaru :
Masa Transisi New Normal Berlangsung Selama 14 Hari
Jawa Timur Sentuh Angka 4583 Orang Terkonfirmasi Positif Covid 19
Mobil Combat Laboratorium Sudah di Surabaya dan Akan Ditambah 1 Unit
HUT Surabaya, Masyarakat Berziarah Ke Makam Bung Tomo dan Dokter Soetomo
Surabaya Zona Merah, BIN Perpanjang Waktu Rapid Test Massal
Miliki Jiwa Sosial Tinggi, RT/RW di Surabaya Bentuk GERMAS Menangkan Machfud Arifin
Dengan Nasi Tumpeng, Walikota Surabaya Peringati Hari Jadi Surabaya Ke 722
Seorang Nenek Ditemukan Tewas Membusuk Di Dalam Rumah
Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Antisipasi Covid - 19 Pasca Libur Lebaran, Ratusan Karyawan Pabrik Dirapid Test
Kuliner Khas Madura Yang Hanya Dibuat di Hari Ke-7 Setelah Lebaran
Pemudik Positif Covid-19, Keluarga dan Warga Rapid Test
Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah 7 Orang, 2 Di Antaranya Ibu Yang Melahirkan
Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Ratusan Kentongan Disiagakan Untuk Halau Warga Nekat Masuk Desa
   

Polisi Lakukan Penyelidikan Kasus Keracunan Ratusan Santri
Mataraman  Selasa, 19-11-2019 | 05:17 wib
Reporter : Heru Kuswanto
Ponorogo pojokpitu.com, Kasus keracunan massal yang menimpa ratusan santri di Ponorogo, pihak kepolisian melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut. Selain berkoordinasi dengan pihak medis dan pondok pesantren, petugas juga mengamankan sejumlah sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan, untuk dilakukan uji laboratorium.

Polsek Sumoroto, Ponorogo mendatangi Puskesmas Kauman yang menjadi tempat perawatan sejumlah santri Darul Fikri, yang mengalami keracunan. Kedatangan petugas ini untuk mengumpulkan keterangan baik dari para pasien maupun dari petugas medis.

Hal ini sebagai upaya pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus keracunan masal yang terjadi, Minggu malam. Polisi juga sudah melakukan pemeriksaan ke Pondok Pesantren Darul Fikri serta sejumlah barang bukti diamankan, termasuk sisa hidangan makanan olahan tongkol, yang rencananya akan dibawa ke laboratorium, karena dicurigai mengandung zat berbahaya.

Keracunan massal yang menimpa para santri Pondok Pesantren Darul Fikri, Desa Bringin, Kecamatan Kauman, ini terjadi pada Minggu malam. Mereka terpaksa dilarikan ke sejumlah rumah sakit dan puskesmas. Sebagian menjalani rawat jalan, sementara puluhan lainnya menjalani rawat inap.(end)

Berita Terkait

Polisi Periksa Juru Masak dan Warga Yang Belanja Bahan Makanan

Polisi Masih Selidiki Penyebab Keracunan Massal

Korban Keracunan Massal Mendapat Perawatan di Sejumlah Puskesmas

Puluhan Warga Satu Dusun Keracunan Makanan
Berita Terpopuler
Politisi Golkar : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan PDIP
Metropolis  19 jam

Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  20 jam

Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Malang Raya  9 jam

Pemudik Positif Covid-19, Keluarga dan Warga Rapid Test
Covid-19  7 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber