Berita Terbaru :
Ratusan Warga Berebut Air Bersih
48 Ruas Jalan Desa Diambil Alih Pemkab Magetan
Himpitan Ekonomi, Kasus Perceraian di Kabupaten Madiun Capai 1.635
Operasi Yustisi, Pelanggar Protokol Kesehatan Distempel
Polres Malang Luncurkan Kendaraan SKCK Keliling
LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
Hasil Operasi, 657 Warga Tidak Bermasker Terjaring Satgas Covid 19
   

Mengenal Kreasi Cantik Kain Ecoprint Dengan Pewarna Alami
Rehat  Selasa, 19-11-2019 | 21:16 wib
Reporter : Moh. Hasan
Pamekasan pojokpitu.com, Warga Pamekasan punya berbagai cara untuk mengolah kain menjadi barang yang bernilai tinggi. Selain batik yang terkenal, di Pamekasan juga dikenalkan ecoprint. Yaitu tekhnik mencetak motif menggunakan bahan alami, seperti dedaunan ini bisa menghasilkan produk kain cantik.

Kain ecoprint dihasilkan menggunakan teknik pewarna alam  seperti dedaunan dan bunga. Seperti yang dibuat Dian Hendriana warga Lawangan Daya Kecamatan Kota Kabupaten Pamekasan.

Proses pembuatan cukup sederhana. Dimulai dengan peredaman kain, lalu kain dijadikan nahan dasar dan satu kain lainya sebagai penutup. Setelah itu diletakkan daun dari beberapa jenis. Seperti daun jati, daun afrika, dan daun kersen.

Kemudian ditutup dengan kain lainnya yang sudah direndam dengan tunjung. Lalu kemudian diratakan sehingga tidak ada gelembung udara di dalam kain tersebut.

Kemudian kain tersebut digulung dan diikat dengan kencang. Lalu dikukus sekitar satu setengah jam dengan api sedang. Baru kemudian bisa diangkat dan dilihat hasilnya.

Harga produk unggulan ini cukup bervariasi mulai Rp. 120 ribu hingga Rp. 600 ribu tergantung ukuran dan jenis kain yang digunakan."Saya memilih ecoprint karena ramah lingkungan dan lebih mudah dalam membuatnya," kata Dian Hendriana.

Untuk hasil produk berupa krudung dan lainnya sudah mulai dipesan dari kota-kota lain di Indonesia, seperti Jakarta, Bali, dan Sumatera. (pul)

Berita Terkait

Titin Sudarsa Angkat Tenun Lamongan

Mengenal Kreasi Cantik Kain Ecoprint Dengan Pewarna Alami

Pasar Kain Tenun Ikat Lamongan Sampai ke Timur Tengah

Lebaran Tinggal Menghitung Hari, Pedagang Kain Gigit Jari
Berita Terpopuler
Hasil Operasi, 657 Warga Tidak Bermasker Terjaring Satgas Covid 19
Peristiwa  6 jam

LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
Peristiwa  5 jam

Polres Malang Luncurkan Kendaraan SKCK Keliling
Malang Raya  4 jam

Operasi Yustisi, Pelanggar Protokol Kesehatan Distempel
Peristiwa  3 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber