Berita Terbaru :
Sekolah Siap Jalani Tatanan Baru New Normal
Dishub Tuban Ciptakan Garis Jaga Jarak Mirip di Moto GP
Wali Murid Khawatir Apabila Anaknya Kembali Masuk Sekolah
Dinas Pariwisata Siapkan Konsep New Normal Sarangan
Tim Gugus Tugas Covid 19 Ponorogo Sudah Lakukan 2000 Rapid Tes
Bupati Intruksikan Tegas Lakukan Pembubaran Tempat Berkumpulnya Warga
KPU Butuh Tambahan Anggaran Rp 9 Miliar Untuk Penerapan Protokol Kesehatan
Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Harga Empon-Empon Anjlok di Pasar Tradisional
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
   

Istri Bomber Umar Patek Resmi Menjadi WNI
Metropolis  Kamis, 21-11-2019 | 09:12 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com, Istri narapidana teroris Umar Patek, resmi menjadi warga negara Indonesia setelah status kewarganegaraannya dikukuhkan di Lapas Kelas I Surabaya, di Porong Sidoarjo Rabu siang. Diharapkan dengan menjadi WNI, bisa menjadikan motivasi Umar Patek hijrah menjadi manusia lebih baik.

Istri Umar Patek yang bernama Gina Guiteres Luceno atau Ruqayyah Husein Luceno kelahiran Philipina, hari ini sudah resmi menjadi warga negara Indonesia, setelah sertifikatnya diberikan langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius, di gedung serba guna Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Surabaya, di Porong Sidoarjo.
 
Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius menyatakan bahwa, Umar Patek yang menjadi narapidana teroris sejak 8 tahun lalu sudah mengajukan ke BNPT agar istrinya bisa menjadi warga negara Indonesia. Hal ini dimaksudkan agar Umar Patek mendapatkan motivasi agar bisa kembali ke jalan yang benar dan menjadi warga negara Indonesia yang baik.
 
"Atas permintaan Umar Patek tersebut, lantas BNPT berupaya mengabulkannya dengan berbagai pertimbangan kemanusiaan dan kelakuan baik Umar Patek, selama dalam masa hukuman," kata Komjen Suhardi Alius.
 
Suhardi menambahkan, ini merupakan apresiasi dari negara kepada narapidana. Dirinya berharap, Umar Patek dan istrinya menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh negara.
 
Sementara itu, Umar Patek bertekat akan mencoba membantu pemerintah mengembalikan narapida teroris yang lain, ke jalan yang benar bila diperlukan oleh negara. Umar Patek yang menjadi narapidana teroris akan mendapatkan pembebasan bersyarat pada tahun 2024 mendatang.(end)

Berita Terkait

Istri Bomber Umar Patek Resmi Menjadi WNI
Berita Terpopuler
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
Malang Raya  13 jam

Dinas Pariwisata Siapkan Konsep New Normal Sarangan
Mlaku - Mlaku  7 jam

Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Malang Raya  12 jam

Wali Murid Khawatir Apabila Anaknya Kembali Masuk Sekolah
Pendidikan  6 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber