Berita Terbaru :
Pemkab Ponorogo Siapkan Tempat Isolasi Untuk Pemudik
Siswa SMK di Blitar Produksi 2000 APD Gratis Untuk Tim Medis
Pemanfaatan Gas Metan Hasil Pengolahan Sampah TPA Selopuro
Dua Minggu Tutup Pedagang Konveksi PBM Kembali Buka
Tempat Duduk Bus Harus Diberi Pembatas
DPUTR: Semua Ada di LPSE, Jangan Asal Nuding
Stabilkan Ekonomi Terdampak Covid 19, Pemda Berikan Beras Ke Warga
Sering Dijadikan Tempat Berkumpul, Taman Tajamara Disemprot Disinfectan
Rusunawa Pesantren Jombang Siap Tampung 80 Pemudik
Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Dapur Naik
   

Ikatan Dokter Indonesia Cabang Mojokerto Belum Menentukan Sikap Atas Dugaan Pencabulan
Mataraman  Sabtu, 23-11-2019 | 18:30 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com, Ikatan Dokter Indonesia Cabang Mojokerto, belum menentukan sikap atas kasus dugaan pencabulan dan persetubuhan terhadap gadis dibawa umur, yang dilakukan oleh seorang oknum dokter spesialis kandungan dan kebidanan.

Terkait kasus pelanggaran hukum tersebut, pihak IDI akan melakukan klarifikasi terhadap oknum dokter yang kasusnya sudah ditangani oleh pihak kepolisian Polres Mojokerto.

Kasus dugaan pencabulan dan persetubuhan yang dilakukan oleh oknum dokter spesialis kandungan dan kebidanan yang berinisial, AND, terhadap seorang gadis dibawah umur, terus dilakukan pendalaman oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Mojokerto. Bahkan, kasus tersebut sudah memasuki tahap penyidikan.
 
Terkait kasus yang menyeret oknum dokter spesialis kandungan dan kebidanan yang membuka pratik di Jalan Raya Mojosari, Ketua Ikatan Dokter Indonesia Cabang Mojokerto, dr Rosyid Salim, belum menentukan sikap dan sanksi terhadap oknum dokter yang diduga melakukan pencabulan dan persetubuhan terhadap gadis dibawa umur,yang berinisial PL warga Kecamatan Jatirejo,Kabupaten Mojokerto.
 
Dokter Rosyid Salim, Ketua Ikatan Dokter Indonesia Cabang Mojokerto, yang ditemui dalam acara musyawarah cabang IDI dan seminar diabetes updates di salah satu hotel di Kota Mojokerto, menambahkan, pihaknya akan mendalami kasus ini dan melakukan klarifikasi terhadap oknum dokter berinisial AND.
 
Sementara itu, jika oknum dokter AND, terbukti melanggar hukum dan kode etik kedokteran, IDI Cabang Mojokerto akan memberikan sanksi dan pencabutan surat tanda regestrasi oknum dokter tersebut. (yos)
 



Berita Terkait

Dilaporkan Orang Tua Korban, Pelaku Cabul Anak Laki-Laki Diamankan Polisi

Gauli Pacar Masih Bawah Umur, Pemuda Ditangkap Polisi

Kakek Paruh Baya Cabuli Tetangga yang Masih di Bawah Umur

Diduga Cabuli Jemaatnya, Pendeta Dilaporkan Ke Polda Jatim
Berita Terpopuler
Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Dapur Naik
Ekonomi Dan Bisnis  9 jam

Stabilkan Ekonomi Terdampak Covid 19, Pemda Berikan Beras Ke Warga
Ekonomi Dan Bisnis  6 jam

Sering Dijadikan Tempat Berkumpul, Taman Tajamara Disemprot Disinfectan
Peristiwa  7 jam

Tempat Duduk Bus Harus Diberi Pembatas
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber