Berita Terbaru :
Diguyur Hujan Deras Semalam, Sejumlah Rumah di Pacitan Tertimpa Longsor
Dewan Soroti Rusun Pandugo, Pemberian Kunci Dipolitisir
Warga Menolak Janazah Cucu Pengikut Aliran Syiah Dikubur di Desanya
Libur Panjang, KAI Prediksi Terjadi Kenaikan Penumpang 15 Persen
Diduga Menyalip Kiri, PNS Tewas Terlindas Truk
DPW PSI Deklarasi Menangkan Machfud Arifin-Mujiaman
Diduga Lakukan Ujaran Kebencian dan Pembohongan Publik, Risma-Irvan Dilaporkan Polda
Libur Panjang, Ratusan Personil Gabungan Disiagakan
Diterjang Angin Kencang, Pohon Angsana Tumbang Dan Tutupi Badan Jalan Pantura
Sering Memangsa Ternak, Ular Sanca Berukuran Besar Ditangkap Warga
Belum Dimanfaatkan, Bangunan Ngawi Food Street Mulai Rusak
Jelang Long Weekend, Dishub Gelar Ramp Check Bus
Mobil PCR Magetan Diusulkan ke Kemenkes Jadi Jejaring Laboratorium
Razia Masker Pengunjung Wisata Alam, yang Bermasker Diberikan Hadiah
Dua Pelaku Pencuri Hewan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
   

Masih Usia Muda, Tanaman Jagung Diserang Hama Ulat
Pantura  Minggu, 24-11-2019 | 01:07 wib
Reporter : Avrizal Ilmi
Beginilah kondisi tanaman jagung di Desa Dander Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, usia baru 25 hari diserang hama ulat. Foto: Avrizal Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com, Tanaman jagung di Kabupaten Bojonegoro, terancam gagal panen akibat diserang hama ulat, kondisi tanaman yang masih berumur 25 hari terlihat daunya rusak. Untuk mengantisipasinya petani harus mengeluarkan biaya tambahan, guna menyemprotkan obat guna mengurangi dampat dari hama ulat tersebut.

Kondisi tanaman yang rusak parah membuat petani terancam gagal panen dan merugi. Serangan hama ini sudah berlangsung 1 minggu terakhir.

Petani hanya bisa mengantisipasi dengan penyemprotan obat, namun ulat masih banyak menyerang daun tanaman jagung yang masih kecil.

Para petani terancam gagal panen hingga 50 persen hasil tanamnya, lantaran banyak tanaman jagung yang mati.

Menurut Tarmuji, salah satu petani, dari lahan pertanian miliknya dengan luas 500 meter persegi ketika saat musim bisa menghasilkan untung hingga Rp 8 juta.

Namun jika saat ini usia baru 25 hari sudahdiserang hama, diperkirakan petani merugi hingga 50 persen nantinya.

Sementara untuk mengantisipasi  gagal panen, para petani jagung di daerah harus mengeluarkan uang lebih untuk melakukan penyemprotan pestisida.









Berita Terkait

Serangan Hama Ulat Grayak Meluas Hingga Ribuan Hektar

Masih Usia Muda, Tanaman Jagung Diserang Hama Ulat

Petani Keluhkan Hama Ulat dan Pasokan Air Untuk Tanaman Tembakau

Hama Ulat Serang Tanaman Bawang Merah di Bojonegoro
Berita Terpopuler
Diduga Lakukan Ujaran Kebencian dan Pembohongan Publik, Risma-Irvan Dilaporkan P...selanjutnya
Politik  4 jam

DPW PSI Deklarasi Menangkan Machfud Arifin-Mujiaman
Politik  3 jam

Sering Memangsa Ternak, Ular Sanca Berukuran Besar Ditangkap Warga
Peristiwa  7 jam

Diduga Menyalip Kiri, PNS Tewas Terlindas Truk
Peristiwa  2 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber