Berita Terbaru :
3 Bus Pekerja Pabrik Salem Situbondo Terjaring Operasi Patuh
Dikbud Larang Guru-Guru Bepergian Ke Luar Kota
Pasien Covid-19 Klaster Pabrik Salem Meningkat, Gugus Tugas Persiapkan Ruang Isolasi Tambahan
Bayar Palawija Ratusan Juta Dengan Cek Kosong, Pasutri Siri Ini Mendekam di Sel Tahanan
Susah Jaringan Internet, Polsek Galis Fasilitasi Siswa Belajar Daring
Residivis Narkoba Ditangkap di Tengah Sawah
Gelar Pelatihan TOT, Pos Gabungan Siapkan Relawan Pencegahan Covid-19
Penghuni Sel Polres Lamongan Lakukan Rapid Tes
Perempuan Pegawai Bank Terkonfirmasi Positif Covid-19
39.182 Pengangguran Baru di Bojonegoro Selama Pandemi Covid-19
Diduga Terinveksi Covid-19, Pria Paruh Baya Mati Mendadak Didalam Angkot
Ketua DPRD Ngawi Minta KPU-Bawaslu Fokus Peningkatan Partisipasi Pemilih
Pelaku Curanmor 14 TKP Ditangkap Polisi, Motor Curian Dijual ke Penadah di Madura
Bupati Lantik 37 Pejabat Jelang Pilkada
Dua Danau di Lumajang Menyusut
   

Inovasi Pipa U Bebaskan Desa Suger Lor Dari Krisis Air
Teknologi  Rabu, 27-11-2019 | 13:30 wib
Reporter : Rizqi Setiawan
Setiap hari saat jam istirahat siang, Kusnadi, Kepala Desa Suger Lor bersama perangkat melakukan pengecekan pipa di beberapa titik. Foto Rizqi Setiawan
Bondowoso pojokpitu.com, Desa Suger Lor Kecamatan Maesan Kabupaten Bondowoso, punya inovasi desa bernama pipa U. Jaringan irigasi pipa tersebut menjadi langkah membebaskan kekeringan dan krisis air bersih, terutama saat kemarau 3 tahun terakhir.

Sistem pipa U, inovasi desa yang telah 3 tahun membebaskan Desa Suger Lor dari kekeringan dan krisis air bersih. Pipa berbentuk huruf U berdiri di sejumlah titik pada 5 dusun yang ada. Fungsi pipa, yakni sebagai pembagi dan pelancar aliran air bersih dari tandon sumber mata air.

Di bagian sisi tegak dipasang kran, serta di bagian atas terdapat lubang angin yang dapat di buka sewaktu-waktu ketika saluran macet.

Dengan inovasi tersebut, air bersih dapat dinikmati warga di rumah masing-masing baik untuk minum, memasak, mandi serta untuk keperluan lainnya. "Setiap rumah pengguna diberi water meter layaknya PDAM dengan harga per meter kubik sangat murah yakni Rp 900 saja," kata Kusnadi.

Menurut Kusnadi, Kepala Desa Suger Lor, berawal dari tahun 2015 lalu. Dimana setiap tahun warga mengeluhkan krisis air. Bahkan kering sumber mata air. Sehingga dengan adanya pipa U tersebut, masyarakat yang sebelumnya  mengambil air sungai, saat ini sudah berpola hidup sehat dengan air bersih di rumahnya.

Pengembangan akan terus dilakukan, dengan target seluruh warga dapat menerima manfaat air bersih dari pipa U tanpa khawatir krisis air saat kemarau. (pul)

Berita Terkait

Tim Gabungan Revitalisasi Saluran Air di Puncu

Kemarau Berkepanjangan Warga Desa di Probolinggo Alami Krisis Air Bersih

Inovasi Pipa U Bebaskan Desa Suger Lor Dari Krisis Air

Atasi Krisis, Mobil Dinas Polsek Untuk Droping Air Bersih
Berita Terpopuler
Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
Peristiwa  5 jam

Musda,Toufik Kembali Nahkodai Golkar Ponorogo
Pilkada  15 jam

Perusahaan Properti di Indonesia yang Mengutamakan Kepuasan Konsumen
Peristiwa  17 jam

Warga Ngawi Temukan Mortir Aktif di Aliran Sungai Bengawan
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber