Berita Terbaru :
Tragis, 2 Remaja Bojonegoro Tenggelam Saat Mandi di Sungai
Polisi Bubarkan Aktifitas Pasar Sapi Jember
Diterjang Puting Beliung Puluhan Rumah Rusak Parah
Komunitas Yutuber Mojokerto Berikan Kado dan Dukungan Untuk Tim Medis
Pasien Dalam Pengawasan Covid 19 Asal Jombang Meninggal Dunia
Syarat Pasien Sembuh Covid-19, Pelayanan Medis Harus Bagus
Bondowoso Satu Keluarga Tewas Masuk Septic Tank 20 Meter
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Pemprov Jatim Anggarkan Rp 2,3 Triliun Untuk Penanganan Covid19
Polisi dan Bonek Sterilisasi dan Bagi Nasi Untuk Ojol
Diduga Korsleting Listrik Ruko Dalam Pasar Ludoyo Terbakar
Sebuah Rumah di Ketintang Ambruk, Dua Penghuni Tewas
Benarkah Virus Corona Bisa Menular Lewat Donor Darah?
Penelitian IPB dan UI tentang Antivirus Corona, Semoga Bermanfaat
Sepak Terjang Kader Posyandu Perangi Covid-19
   

Diduga Lakukan Perampokan, Warga Asal Lamongan Tewas Dimassa
Peristiwa  Rabu, 27-11-2019 | 17:32 wib
Reporter : Mohammad Amin
Gresik pojokpitu.com, Tadi malam, warga Sumengko Duduk Sampeyan digegerkan dengan seorang pria yang diduga hendak melakukan perampokan di rumah seorang debt kolektor. Warga setempat langsung mengepung. Mereka berhasil menangkap dan menghajar pria tersebut hingga terluka parah dan tewas dalam perjalanan ke rumah sakit.

Sejak pagi, hingga siang tadi, Kantor Polsek Duduk Sampeyan banyak didatangi oleh warga Sumengko Duduk Sampeyan. Mereka datang untuk menyakinkan polisi bahwa tadi malam rumah Soleh, warga Sumengko, pada jam 11 malam, Sukitno, warga, asal Glagu, Kecamatan Deket, Lamongan, masuk ke dalam rumah korban. Saat itu di rumah Soleh, hanya ada ibu korban dan istri Soleh serta anaknya.

Ternyata tak lama kemudian, setelah dibuatkan kopi, Sukitno mengunci pintu rumah dan melakukan penganiayaan pada dua wanita yang ada di dalam rumah tersebut. Beruntung, ada salah seorang anak korban yang melihat penganiayaan dan langsung keluar rumah dan minta tolong pada warga.

Warga setempat langsung melakukan pengepungan terhadap Sukitno. Setelah Sukitno berhasil diamankan, karena massa sudah emosi, sehingga Sukitno dihajar ramai - ramai oleh massa. Saat itu warga menemukan linggis, gunting, di jok sepeda yang dibawa oleh pelaku.

Berdasarkan kesaksian warga, bahwa ternyata pelaku kenal dekat dengan Soleh, pemilik rumah. Yang saat kejadian, sedang, berada di tambak, karena sedang panen. Bahkan mereka berdua sama - sama bekerja sebagai debt kolektor.

Kasatreskrim Polres Gresik membenarkan pria Sukitno meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. Sementara dua perempuan yang dianiaya Sukitno, masih dirawat di Rumah Sakit Ibnu Sina Bunder.(end)

Berita Terkait

Gara-Gara Whatsapp, Dua Pemuda Dituntut 1 Tahun Penjara

Salah Paham, Sunaryo Pukul Kepala Temanya Pakai Tang

Keluhkan Pohon Alpukat, Janda Dianiaya

Tersinggung Ucapan Saat Pesta Miras, Pemuda Sambi Kerep Bacok Teman
Berita Terpopuler
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Metropolis  3 jam

Kata Pasien COVID-19, Virus Corona Bukan Soal Penyakit Saja
Covid-19  8 jam

Dampak Covid-19, 34 Warga Binaan Madiun Dibebaskan
Hukum  15 jam

Polres Blitar Kota Ungkap 295 Kasus Dalam Operasi Pekat
Peristiwa  14 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber