Berita Terbaru :
Warga Tetap Protes Kendaraan Berat Mengaspal di Jalan Raya Munggut
Longsor, Batu Raksasa Tutup Jalan Raya Ngebel
Tidak Ada Penutupan Jalan, Hanya Dibuat Satu Arus
Bupati Suprawoto Sapa Pasien Covid-19 Yang Sembuh
Tragis, 2 Remaja Bojonegoro Tenggelam Saat Mandi di Sungai
Polisi Bubarkan Aktifitas Pasar Sapi Jember
Diterjang Puting Beliung Puluhan Rumah Rusak Parah
Komunitas Yutuber Mojokerto Berikan Kado dan Dukungan Untuk Tim Medis
Pasien Dalam Pengawasan Covid 19 Asal Jombang Meninggal Dunia
Syarat Pasien Sembuh Covid-19, Pelayanan Medis Harus Bagus
Bondowoso Satu Keluarga Tewas Masuk Septic Tank 20 Meter
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Pemprov Jatim Anggarkan Rp 2,3 Triliun Untuk Penanganan Covid19
Polisi dan Bonek Sterilisasi dan Bagi Nasi Untuk Ojol
Diduga Korsleting Listrik Ruko Dalam Pasar Ludoyo Terbakar
   

Puluhan Mahasiswa Bagikan Bunga Pada Pengguna Jalan di Peringatan Hari Hiv Aids
Metropolis  Minggu, 01-12-2019 | 11:57 wib
Reporter : Mirza Azkia Muhammad Yoski Adiba
Surabaya pojokpitu.com, Tanggal 1 Desember yang juga sebagai hari Hiv Aids sedunia, diperingati oleh puluhan mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, dengan membagikan ratusan bunga kepada pengguna jalan disekitaran lampu merah Taman Flora, Surabaya.

Ketua panitia acara, Fahmi Irfan Makruf, menjelaskan, tujuan kegiatan ini selain memperingati hari Hiv Aids Sedunia, juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai Hiv Aids, serta bagaimana cara mengatasi dan mencegahnya. "Kita memberikan wawasan agar masyarakat tidak mendiskriminasi orang-orang yang terkena Hiv Aids," ujarnya.

Lebih lanjut, Fahmi menerangkan, saat ini masih banyak masyarakat yang masih ketakutan ketika berhubungan dengan pengidap penyakit Hiv Aids. "Masyarakat menganggap bahwa saat kita berkomunikasi dengan pegidap, maka kita bisa saja tertular, padahal itu tidak benar," imbuhya.

Selain membagikan bunga, para mahasiswa juga melakukan kegiatan sharing mengenai Hiv Aids kepada pengunjung yang hadir di Taman Flora, Surabaya.

YDH, salah satu pengidap HIv Aids yang hadir dalam kesempatan tersebut, menerangkan bahwa pengidap Hiv Aids itu bukan hanya menderita penyakit saja, namun juga derita anggapan negatif masyarakat. "Banyak bilang bahwa penyakit ini merupakan penyakit kutukan, penyakit kelamin atau anggapan negatif lainya," ujar penedrita Hiv sejak tahun 2006 tersebut.

Baginya, stigma ini harus segera dirubah karena siapun  bisa saja terkena penyakit Hiv Aids, "Pernah tidak dibayangkan bahwa seorang ibu rumah tangga biasa yang baik-baik terkena, bahkan lulusan pondok pesantren bisa terkena virus Hiv Aids, bagaimana perasaan mereka," terangnya.

Pria, yang pernah divonis tidak panjang umur karena sudah stadium 4 ini, menambahkan, dukungan orang-orang terdekatlah yang mampu membuatnya bertahan hingga sekarang.  "Saya dikuatkan oleh almarhum bapak saya, beliau bilang kamu boleh mati, kamu boleh pergi, tapi hargai orang-orang yang sayang sama kamu, sudah berusaha sekuat tenaga untuk kamu," tutur bapak 2 anak ini. (yos)

 
 




Berita Terkait

Penderita HIV-Aids Kabupaten Bojonegoro Capai 1.160 Orang

KPAD Madiun Catat 113 Penderita HIV/Aids Tambahan

Puluhan Mahasiswa Bagikan Bunga Pada Pengguna Jalan di Peringatan Hari Hiv Aids

Puluhan Komunitas Gelar Aksi Damai Peringati Hari Hiv Aids se Dunia
Berita Terpopuler
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Metropolis  4 jam

Kata Pasien COVID-19, Virus Corona Bukan Soal Penyakit Saja
Covid-19  9 jam

Dampak Covid-19, 34 Warga Binaan Madiun Dibebaskan
Hukum  16 jam

Polres Blitar Kota Ungkap 295 Kasus Dalam Operasi Pekat
Peristiwa  15 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber