Berita Terbaru :
Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Balik Kanan
Arema Usulkan Liga 1 Berlanjut di Era New Normal
Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
LPT Unair Tutup, RS Rujukan Bingung Periksa Sampel Swab Pasien
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
   

Polisi Amankan Dua Wanita Yang Diduga Pengedar Kosmetik Palsu
Tapal Kuda Dan Madura  Rabu, 04-12-2019 | 17:27 wib
Reporter : Iqbal Mustika dan Handoko Khusumo
Banyuwangi pojokpitu.com, Ratusan botol kosmetik berbagai jenis yang diduga palsu, diamankan kepolisian Polresta Banyuwangi beserta 2 orang pengedarnya. Kini kedua wanita tersebut dalam proses penyidikan Satuan Reskrim Polresta Banyuwangi.

Dari barang bukti yang diamankan tersebut, total keseluruhan ada sekitar 570 botol kosmetik merek tertentu yang disita kepolisian, terdiri dari 120 botol lotion night, 100 botol lotion day, 150 botol skin toner, 100 facial cleaner dan 100 body creme.
 
Selain itu, Tim Satreskrim Polresta Banyuwangi juga menangkap 2 orang perempuan yang diduga telah mengedarkan kosmetik tersebut, yakni GVR (26), warga Kecamatan Muncar dan VDP (28), warga Kecamatan Cluring Banyuwangi.
 
Menurut Kapolresta Banyuwangi, AKBP Arman Asmara Syarifuddin mengatakan, kasus ini terungkap berawal dari laporan masyarakat mengenai adanya rumah kontrakan yang dihuni GVR telah mengedarkan sediaan farmasi jenis kosmetik, yaitu lotion day, lotion night, skin toner, facial clenser dan body creme yang diduga tidak memiliki izin edar dari BPOM.
 
"Menanggapi laporan tersebut, seterusnya polisi langsung melakukan penggeledahan di rumah kontrakan GVR dan ditemukan sekitar 570 botol kosmetik yang diduga illegal," ungkap AKBP Arman Asmara Syarifuddin, Kapolresta Banyuwangi.
 
Di hadapan petugas, GVR mengaku mendapatkan barang tersebut dengan membeli dari VDP via online di Instagram. Mendapati keterangan GVR itulah, kepolisian bergerak cepat hingga berhasil menangkap VDP di rumahnya.
 
Dari pengakuan VDP, kosmetik yang dijualnya itu telah diedarkan di wilayah Madura dan Surabaya sesuai pemesan via online. Kegiatan ini sudah dilakukannya lebih kurang 3 bulan beroperasi.
 
Meski demikian, Kapolresta mengaku tidak mempercayainya dan kepolisian terus melakukan pengembangan penyidikan untuk mengungkap industry pembuatnya dan juga untuk mengetahui, apakah kosmetik tersebut mengandung unsur merkuri ataukah tidak.
Karena beberapa jenis kosmetik yang mengandung unsur merkuri sangat berbahaya pada kesehatan manusia, utamanya lotion pemutih yang bisa memutihkan dan mengencangkan kulit.
 
Kini, kedua tersangka beserta barang bukti ratusan kosmetik berbagai jenis yang diduga illegal tersebut diamankan kepolisian.
 
Atas semua perbuatannya, mereka dijerat pasal 197 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dan atau pasal 106 jonto 24 ayat 1 UU RI nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.(end)

Berita Terkait

Polisi Amankan Dua Wanita Yang Diduga Pengedar Kosmetik Palsu
Berita Terpopuler
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  5 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  3 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber