Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Rehat 

Banjirnya pesanan, tak jarang membuat para ibu harus bekerja hingga malam hari.
Ornamen Pure dan Perlengkapan Ngaben Ternyata Dibuat di Sini
Sabtu, 07-12-2019 | 00:18 wib
Oleh : Rizqi Setiawan
Bondowoso pojokpitu.com, Puluhan ibu-ibu di Bondowoso mahir meronce ornamen pure dan ngaben dengan tingkat kesulitan tinggi.

Saat ngaben dan upacara hari besar umat Hindu membutuhkan ornamen manik untuk mempercantik jalannya ritual. Siapa sangka bahan tersebut didapat dari RT 30 RW rw 5 Desa Kejawan Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso.

Sejumlah ibu-ibu dengan mahir menggarap kerajinan meronce dengan tingkat kesulitan tinggi, mulai dari model V hingga model kombinasi warna.

Hasil kerajinan manik nantinya akan dikirim ke sejumlah kabupaten di Pulau Bali. Para umat Hindu Pulau Dewata menggunakan kerajinan ini untuk berbagai acara, yakni untuk ornamen di pure, Ritual Ngaben, serta acara hari besar seperti Hari Raya Nyepi dan Galungan.

Kegiatan membuat ornamen itu dirintis Hosrina (50) sejak 2 tahun lalu. Usaha ini mampu menampung 26 pekerja dengan sistem bergantian. Setiap pekerja mampu untuk menyelesaikan 20 meter manik jadi setiap harinya. "Pekerjaan ini dapat dilakukan para ibu di sela-sela aktifitas rumah tangga. Namun jika pesanan sangat banyak, tak jarang harus diselesaikan hingga malam hari," kata Hosrina.

Hosrina menjual hasil manik cantik ini dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 45 ribu permeter hingga Rp 48 ribu permeter. Tergantung bahan dan tingkat kesulitan yang meyesuaikan pesanan. Untuk bahan dasar, Hosrina juga mendatangkannya dari Pulau Bali.

Pesenan terus menerus, membuat rumah kerajinan menghasilkan omset jutaan rupiah setiap pengirimannya. (pul)

Berita Terkait


Ornamen Pure dan Perlengkapan Ngaben Ternyata Dibuat di Sini

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber