Berita Terbaru :
Ditangkap Karena Terlibat Kasus Perampasan, Pemuda Asal Dampit Nikah di Polsek
Polresta Sidoarjo Berikan Penghargaan Kepada 40 Anggota Berprestasi
Jelang Hari Jadi dan Suro, Pengrajin Seni Sterofoam dan Gabus Sepi Order
Perayaan Hari Jadi Kota Reog ke-524 Dikemas Sederhana
Empat Pegawai Positif Korona, Puskesmas Wringinanom Ponorogo Ditutup
Gaji 13 ASN Segera Cair
Pemkab Ngawi Bakal Tertibkan Bangunan yang Melebihi Batas
Daftar Sebagai Pemilih Tetap di Kediri, Mas Dhito Berharap Penyelenggara Optimal dan Adil
Begini Pembelajaran Tatap Muka SMA di Era Pandemi
Berduaan di Dalam Kamar Kos, Satu Pasangan Bukan Suami Isteri Terjaring Satpol PP
Diduga Dukun Sihir, Warga Kepulauan Kangayan Dibunuh Diatas Kapal Motor
Satu Nakes Puskesmas Maospati Positif Covid-19
Tim Identifikasi Polres, Kumpulkan Beberapa Barang Bukti
Kota Malang Kembali Catat Rekor Penambahan Pasien Positif Covid-19
Diserang Perguruan Pencak Silat, Warga Memilih Bersembuyi
   

Laporan Tawon Vespa Bermunculan, Dinas Damkar Surabaya Bertindak Cepat
Metropolis  Minggu, 08-12-2019 | 02:16 wib
Reporter : Selvy Wang
Surabaya pojokpitu.com, Laporan keberadaan sarang tawon vespa affinis bermunculan di Surabaya. Menurut Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya, laporan ini meningkat 3 kali lipat dibanding bulan sebelumnya. Masyarakat diimbau tidak menggangu sarang tawon jika menemukan dan diminta segera melaporkan ke layanan command center 112.

Bahkan di bulan Desember ini saja sudah ada 11 laporan warga masuk, yang  segera ditindak lanjuti Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya. Kebanyakan sarang tawon tersebut berada di pohon atau atap rumah.

Dedik Irianto, Kepala Dinas Damkar Surabaya, menjelaskan sebelumnya mulai bulan Oktober pun sudah ada laporan masuk, namun tidak sebanyak sekarang. "Saat ini banyak warga lebih peduli untuk melaporkan kejadian di sekitarnya, karena itu temuan sarang tawon vespa pun semakin banyak," kata Dedik.

Untuk penanganannya, damkar sendiri menyiapkan baju anti lebah untuk digunakan personilnya saat mengamankan sarang tawon. "Dalam eksekusinya, setiap sarang tawon yang ditemukan ditempatkan di dalam karung untuk selanjutnya dibakar," ujarnya.

Dedik menjelaskan, tawon vespa ini bersifat pemburu dan bukan penghasil madu, sehingga jika merasa diganggu maka tawon ini akan menyerang, karena itu harus dimusnahkan.

Bahkan beberapa hari lalu ada kejadian dua petugas damkar terkena cairan tawon vespa di bagian matanya, beruntung 2 petugas sudah sehat kembali.

"Jika tawon vespa tidak bisa menyengat, maka tawon vespa akan menyemprotkan cairan tubuhnya yang bila terkena manusia akan terasa panas dan perih," tuturnya.

Karena itu masyarakat diimbau saat menemukan sarang tawon vespa dimanapun, agar tidak mengganggu, memindahkan atau mengeluarkan suara keras. Warga diimbau agar segera melaporkan ke layanan command center 112. (yos)

Berita Terkait

Petugas Disengat Tawon Ndas Saat Evakuasi Sarang Tawon

Petugas Pemadam Kebakaran Evakuasi 2 Sarang Tawon Ndas Dari Rumah Warga

Evakuasi Sarang Tawon Das di Ponorogo Gagal

Januari, BPBD Musnahkan 63 Sarang Tawon Beracun
Berita Terpopuler
Ratusan Orang Dari Perguruan Pencak Silat, Kembali Serang Warga
Peristiwa  7 jam

Jokowi Teken PP, Pegawai KPK Resmi Jadi ASN
Politik  14 jam

Pemkab Sidoarjo Bagi 15 Ribu Masker Gratis Untuk Penanganan Covid 19
Metropolis  15 jam

Dipicu Bendera, Warga dan Pesilat Terlibat Bentrok
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber