Berita Terbaru :
Polresta Sidoarjo Berikan Penghargaan Kepada 40 Anggota Berprestasi
Jelang Hari Jadi dan Suro, Pengrajin Seni Sterofoam dan Gabus Sepi Order
Perayaan Hari Jadi Kota Reog ke-524 Dikemas Sederhana
Empat Pegawai Positif Korona, Puskesmas Wringinanom Ponorogo Ditutup
Gaji 13 ASN Segera Cair
Pemkab Ngawi Bakal Tertibkan Bangunan yang Melebihi Batas
Daftar Sebagai Pemilih Tetap di Kediri, Mas Dhito Berharap Penyelenggara Optimal dan Adil
Begini Pembelajaran Tatap Muka SMA di Era Pandemi
Berduaan di Dalam Kamar Kos, Satu Pasangan Bukan Suami Isteri Terjaring Satpol PP
Diduga Dukun Sihir, Warga Kepulauan Kangayan Dibunuh Diatas Kapal Motor
Satu Nakes Puskesmas Maospati Positif Covid-19
Tim Identifikasi Polres, Kumpulkan Beberapa Barang Bukti
Kota Malang Kembali Catat Rekor Penambahan Pasien Positif Covid-19
Diserang Perguruan Pencak Silat, Warga Memilih Bersembuyi
Viral, Warga Rebut Jenazah Covid
   

Menjaga Kebersihan Bisa Cegah Bayi Lahir Hidrosefalus
Kesehatan  Minggu, 08-12-2019 | 05:13 wib
Reporter : Atiqoh Hasan
Surabaya pojokpitu.com, Viral seorang ibu di Surabaya dijauhi keluarga lantaran memiliki anak hidrosefalus. Dokter kandungan menyebut, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah bayi terlahir hidrosefalus.

Prosentase bayi lahir dengan kondisi hidrosefalus atau kelebihan cairan pada otak di Indonesia cukup tinggi. Setidaknya ada 1 dari 500 bayi lahir dengan kondisi hidrosefalus. ini lantaran kurangnya asupan gizi bagi ibu hamil.

Seperti kebutuhan akan mikronutrien yang penting bagi perkembangan otak bayi. khususnya asam folat, zat besi, dan omega tiga.

Selain itu, ibu hamil yang stres dan kurang menjaga kebersihan, mudah terinfeksi toksoplasma, sehingga memiliki kemungkinan melahirkan anak dengan kondisi hidrosefalus.

Muhammad Yusuf, dokter kandungan RSUD dr Soetomo menyebut, kondisi ibu yang terkena gigitan tikus saat hamil tidak berpengaruh terhadap kondisi janin. "Pun kondisi genetis, sebab hidrosefalus tidak diturunkan oleh sifat genetis orang tua," kata dr. Muhammad Yusuf

Dokter kandungan yang juga Sekretaris Persatuan Obstetri Ginekologi Indonesia, Pogi Surabaya ini meminta agar ibu hamil selalu menjaga asupan makanan dan kebersihan untuk kelangsungan hidup anak.

"Sebab, penyakit hidrosefalus yang diderita setiap bayi memiliki derajat keparahan yang berbeda. Jika tidak diperhatikan sejak dalam kandungan, bisa semakin parah bahkan bisa menyebabkan komplikasi saat dilahirkan," ujarnya.

Hidrosefalus adalah kondisi kepala dipenuhi oleh cairan yang seharusnya berfungsi sebagai bantalan bagi otak. Kelebihan cairan bisa menekan otak hingga menyebabkan kerusakan otak dan fisik. (yos)

Berita Terkait

Balita Hidrosefalus Dievakuasi Ke RSUD Nganjuk

Balita Hidrosefalus Dapat Bantuan Kesehatan

Balita Miskin Hydrosifalus Butuh Bantuan

Menjaga Kebersihan Bisa Cegah Bayi Lahir Hidrosefalus
Berita Terpopuler
Ratusan Orang Dari Perguruan Pencak Silat, Kembali Serang Warga
Peristiwa  7 jam

Jokowi Teken PP, Pegawai KPK Resmi Jadi ASN
Politik  14 jam

Pemkab Sidoarjo Bagi 15 Ribu Masker Gratis Untuk Penanganan Covid 19
Metropolis  15 jam

Dipicu Bendera, Warga dan Pesilat Terlibat Bentrok
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber