Berita Terbaru :
DPP Bisa Langsung Daftarkan Calon Yang Diusung
New Normal Persiapan Sekolah Jelang Pembelajaran Tatap Muka
Polsek Sukolilo Tangkap 1 DPO Pengeroyokan di Medokan, 2 DPO Masih Buron
Peringati HUT RI ke 75, Koki Kapal Perang Koarmada II Adu Ketangkasan Lomba Memasak
Meriahkan Agustusan, Guru Situbondo Buat Diorama Berbahan Limbah
Tantangan Dirut PDAM Baru Selesaikan Antrean 3 Ribu Pelanggan
   

Jasa Raharja Santuni Korban Laka Bus Rombongan Guru TK Tulungagung
Mataraman  Minggu, 08-12-2019 | 13:00 wib
Reporter : Agus Bondan
Blitar pojokpitu.com, Empat orang korban meninggal dalam peristiwa kecelakaan bus rombongan guru TK asal Tulungagung, Sabtu (8/12) sore sudah dibawa ke rumah duka dan dimakamkan oleh keluarga. Pihak Jasa Raharja memastikan, para ahli waris korban meninggal ini akan mendapatkan santunan masing-masing sebesar Rp 50 juta.

Rusan pelayat pada Sabtu sore memadati kediaman Anita Tursiana, di Desa Serut, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung. Anita yang merupakan guru TK Citra Puri School, yang menjadi salah satu korban  meninggal bus rombongan kepala sekolah, pengawas, serta guru TK se Kecamatan Tulungagung, mengalami kecelakaan di Kesamben, Kabupaten Blitar, pada Sabtu pagi.

Sejumlah rekan korban, tidak menyangka jika anita meninggal dalam kecelakaan tersebut. Menurut salah seorang rekan korban, Yeni Widawati, begitu mendapat kabar bus rombongan mengalami kecelakaan, pihak sekolah tempat korban mengajar langsung berangkat menuju tkp di blitar.

"Anita merupakan guru senior, korban dikensl sebagai sisok yang baik, tegas dan perfeksionis, Anita juga dikenal memiliki loyalitas tinggi dalam pekerjaan," kata Yeni Widawati.

Ratusan pelayat turut mengantarkan jenazah korban, menuju tempat pemakaman umum desa setempat untuk dikebumikan. Isak tangis haru rekan dan kerabat, turut mengiringi keberangkatan jenazah korban.

Sementara itu, Kepala Kantor Pelayanan Jasa Raharja Tulungagung, Purwono, mengaku telah berkunjung ke lima rumah lima korban meninggal, empat di Tulungagung dan 1 di Blitar.

Dalam kecelakaan bus maut tersebut, pihaknya mengidentifikasi terdapat 5 korban meninggal, dan 46 korban luka-luka.

"Jasa Raharja memastikan, masing-masing ahli waris korban meninggal akan mendapat santunan sebesar Rp 50 juta, sedangkan bagi korban luka-luka, akan mendapat pertanggungan biaya perawatan maksimal senilai Rp 20 juta," ujar Purwono.

Sebelumnya pada Sabtu pagi, sebuah bus rombongan kepala TK, guru, dan pengawas, mengalami kecelakaan di Kesamben Blitar. Akibatnya lima orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka. (yos)



Berita Terkait

Xenia Tabrak Warung Karena Sopir Berhalusinasi

Satu Keluarga Tewas Korban Tabrak Lari, Begini Kronoligisnya

Pelaku Tabrak Lari Berhasil Ditangkap Karena Rekaman CCTV

Dua Pengendara Sepeda Motor Tewas Tabrak Truk
Berita Terpopuler
Tantangan Dirut PDAM Baru Selesaikan Antrean 3 Ribu Pelanggan
Ekonomi Dan Bisnis  9 jam

Meriahkan Agustusan, Guru Situbondo Buat Diorama Berbahan Limbah
Rehat  8 jam

Peringati HUT RI ke 75, Koki Kapal Perang Koarmada II Adu Ketangkasan Lomba Mema...selanjutnya
Life Style  7 jam

New Normal Persiapan Sekolah Jelang Pembelajaran Tatap Muka
Pendidikan  4 jam



Cuplikan Berita
Mobil Pick Up Terbakar di Kebun Tebu, Seorang Alami Luka Bakar
Pojok Pitu

Salah Menyulut Rokok, Tabung Gas LPG Meledak
Pojok Pitu

Ternyata Tanah Negara di PPU Maospati Diperjualbelikan
Jatim Awan

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber