Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Jasa Raharja Santuni Korban Laka Bus Rombongan Guru TK Tulungagung
Minggu, 08-12-2019 | 13:00 wib
Oleh : Agus Bondan
Blitar pojokpitu.com, Empat orang korban meninggal dalam peristiwa kecelakaan bus rombongan guru TK asal Tulungagung, Sabtu (8/12) sore sudah dibawa ke rumah duka dan dimakamkan oleh keluarga. Pihak Jasa Raharja memastikan, para ahli waris korban meninggal ini akan mendapatkan santunan masing-masing sebesar Rp 50 juta.

Rusan pelayat pada Sabtu sore memadati kediaman Anita Tursiana, di Desa Serut, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung. Anita yang merupakan guru TK Citra Puri School, yang menjadi salah satu korban  meninggal bus rombongan kepala sekolah, pengawas, serta guru TK se Kecamatan Tulungagung, mengalami kecelakaan di Kesamben, Kabupaten Blitar, pada Sabtu pagi.

Sejumlah rekan korban, tidak menyangka jika anita meninggal dalam kecelakaan tersebut. Menurut salah seorang rekan korban, Yeni Widawati, begitu mendapat kabar bus rombongan mengalami kecelakaan, pihak sekolah tempat korban mengajar langsung berangkat menuju tkp di blitar.

"Anita merupakan guru senior, korban dikensl sebagai sisok yang baik, tegas dan perfeksionis, Anita juga dikenal memiliki loyalitas tinggi dalam pekerjaan," kata Yeni Widawati.

Ratusan pelayat turut mengantarkan jenazah korban, menuju tempat pemakaman umum desa setempat untuk dikebumikan. Isak tangis haru rekan dan kerabat, turut mengiringi keberangkatan jenazah korban.

Sementara itu, Kepala Kantor Pelayanan Jasa Raharja Tulungagung, Purwono, mengaku telah berkunjung ke lima rumah lima korban meninggal, empat di Tulungagung dan 1 di Blitar.

Dalam kecelakaan bus maut tersebut, pihaknya mengidentifikasi terdapat 5 korban meninggal, dan 46 korban luka-luka.

"Jasa Raharja memastikan, masing-masing ahli waris korban meninggal akan mendapat santunan sebesar Rp 50 juta, sedangkan bagi korban luka-luka, akan mendapat pertanggungan biaya perawatan maksimal senilai Rp 20 juta," ujar Purwono.

Sebelumnya pada Sabtu pagi, sebuah bus rombongan kepala TK, guru, dan pengawas, mengalami kecelakaan di Kesamben Blitar. Akibatnya lima orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka. (yos)



Berita Terkait


Polisi Pastikan Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK Akibat Kelalaian Sopir

Lima Pasien Korban Laka Bus Masih Dirawat di RS Ngudi Waluyo Blitar

Polisi Lakukan Olah TKP Kecelakaan Bus

Jasa Raharja Santuni Korban Laka Bus Rombongan Guru TK Tulungagung

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber