Berita Terbaru :
DPP Bisa Langsung Daftarkan Calon Yang Diusung
New Normal Persiapan Sekolah Jelang Pembelajaran Tatap Muka
Polsek Sukolilo Tangkap 1 DPO Pengeroyokan di Medokan, 2 DPO Masih Buron
Peringati HUT RI ke 75, Koki Kapal Perang Koarmada II Adu Ketangkasan Lomba Memasak
Meriahkan Agustusan, Guru Situbondo Buat Diorama Berbahan Limbah
Tantangan Dirut PDAM Baru Selesaikan Antrean 3 Ribu Pelanggan
   

Guru Cabul di Malang Diduga Alami Kelainan Seksual Sejak Usia 20 Tahun
Malang Raya  Senin, 09-12-2019 | 01:06 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Motif pelaku pelecehan seksual yang dilakukan oknum guru terhadap sejumlah siswanya di Kabupaten Malang, terungkap pasca dilakukan penangkapan oleh petugas Satreskrim Polres Malang.

Motif pelaku sendiri diduga lantaran adanya kelainan seksual pelaku yang suka sesama jenis, karena modus pelaku mencabuli belasan siswanya, yakni dengan dalih penelitian disertasi atau S3.

Pelaku berinisial CH (38) ini warga Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
Dari hasil pemeriksaan petugas, sedikitnya sebanyak 18 siswa yang menjadi korban pelecehan seksual pelaku yang seluruhnya berjenis kelamin laki-laki.

Modus yang dilakukan pelaku yakni dengan dalih untuk penelitian disertasi dan pelaku melakukan tidak terpuji ini di ruang bimbingan konseling sekolah yang tak lain merupakan ruang kerjanya sendiri.

AKBP Yade Setiawan Ujung, Kapolres Malang, mengatakan, aksi pelecehan seksual yang dilakukan pelaku ini berupa pengukuran alat vital, pengumpulan sampel sperma serta rambut kemaluan korban.

"Aksi ini sudah dilakukan pelaku sejak sekitar dua tahun silam. Meskipun sudah beristri, namun diduga pelaku memiliki kelainan seksual suka sesama jenis yang sudah terjadi sejak usia 20 tahun," kata  AKBP Yade Setiawan Ujung.

Tak hanya melakukan perbuatan cabul, pelaku juga diketahui memalsukan ijazah untuk bisa masuk menjadi guru honorer di sekolah tersebut. Meski demikian hingga kini kasus ini masih dalam pendalaman pihak kepolisian.

Akibat perbuatan tidak senonoh pelaku, pelaku dijerat dengan pasal berlapis tentang perlindungan anak dan pemalsuan identitas, yangmana ancaman hukumannya maksimal hingga 20 tahun kurungan penjara. (yos)

Berita Terkait

Gadis Bawah Umur Dicabuli Disawah

Walikota Risma Beri Perhatian Untuk Empat Anak Korban Tukang Sapu Makam Cabul

Tukang Bersih Makam Cabuli Empat Anak Dibawah Umur

Dasar Bejat ! Kakek 68 Tahun di Blitar Cabuli Balita 4 Tahun
Berita Terpopuler
Tantangan Dirut PDAM Baru Selesaikan Antrean 3 Ribu Pelanggan
Ekonomi Dan Bisnis  8 jam

Meriahkan Agustusan, Guru Situbondo Buat Diorama Berbahan Limbah
Rehat  8 jam

Peringati HUT RI ke 75, Koki Kapal Perang Koarmada II Adu Ketangkasan Lomba Mema...selanjutnya
Life Style  6 jam

New Normal Persiapan Sekolah Jelang Pembelajaran Tatap Muka
Pendidikan  4 jam



Cuplikan Berita
Mobil Pick Up Terbakar di Kebun Tebu, Seorang Alami Luka Bakar
Pojok Pitu

Salah Menyulut Rokok, Tabung Gas LPG Meledak
Pojok Pitu

Ternyata Tanah Negara di PPU Maospati Diperjualbelikan
Jatim Awan

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber