Berita Terbaru :
Bupati Suprawoto Sapa Pasien Covid-19 Yang Sembuh
Tragis, 2 Remaja Bojonegoro Tenggelam Saat Mandi di Sungai
Polisi Bubarkan Aktifitas Pasar Sapi Jember
Diterjang Puting Beliung Puluhan Rumah Rusak Parah
Komunitas Yutuber Mojokerto Berikan Kado dan Dukungan Untuk Tim Medis
Pasien Dalam Pengawasan Covid 19 Asal Jombang Meninggal Dunia
Syarat Pasien Sembuh Covid-19, Pelayanan Medis Harus Bagus
Bondowoso Satu Keluarga Tewas Masuk Septic Tank 20 Meter
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Pemprov Jatim Anggarkan Rp 2,3 Triliun Untuk Penanganan Covid19
Polisi dan Bonek Sterilisasi dan Bagi Nasi Untuk Ojol
Diduga Korsleting Listrik Ruko Dalam Pasar Ludoyo Terbakar
Sebuah Rumah di Ketintang Ambruk, Dua Penghuni Tewas
Benarkah Virus Corona Bisa Menular Lewat Donor Darah?
Penelitian IPB dan UI tentang Antivirus Corona, Semoga Bermanfaat
   

Tiga Tempat Sembahyang Hindu di Gunung Bromo Ditemukan Hancur
Tapal Kuda Dan Madura  Senin, 09-12-2019 | 10:26 wib
Reporter : Farid Fahlevi, Abdul Majid
Kuat bangunan menyerupai tugu di area Gunung Bromo dirusak orang tidak bertanggung jawab. Pada Senin (912) pagi umat Hindu Tengger secara bergantian melakukan penjagaan di sekitar area bangunan yang rusak. Foto Farid
Pasuruan pojokpitu.com, Tiga bangunan tempat sembahyang umat Hindu Suku Tengger Gunung Bromo, Kabupaten Pasuruan, ditemukan dalam kondisi hancur Minggu (8/12).

Tiga bangunan tempat persembahyangan berupa tempat menaruh sesaji. Berlokasi di area Gunung Bromo Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Salah satunya tempat ibadah yang hancur terletak di Gua Suci Widodaren, Desa Wonokitri. Hampir semua bangunan menyerupai tugu tinggi 4,5 meter dan lebar 2,5 meter mengalami rusak.

Menurut Mangku Sutikno, Koordinator Pinandita Sanggrahan Nusantara, pelaku perusakan sepertinya disengaja, dengan menggunan benda tumpul. Bangunan setinggi 4,5 meter patah jadi dua, sedangkan bangunan lain hancur seperti dipukul menggunakan benda tumpul. Nyaris bangunan tersebut tidak lagi terlihat seperti tempat bersembahyangan.

Bangunan tempat sembahyang di Gunung Widodaren berada tepat di balik Gunung Batok, dalam area Gunung Bromo. Tempat sembahyang digunakan setahun sekali pada saat Umat Hindu Tengger akan menggelar hari raya nyepi. Biasanya sebelum naik mengambil air suci di puncak Gunung Widodaren, umat Hindu menggelar ritual persembahyangan di bangunan yang rusak tersebut.

Untuk mengantisipasi kejadian perusakan terulang, umat Hindu dan para tokoh agama hindu setempat melakukan penjagaan di semua tempat ibadah di 4 Kabupaten, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang dan Malang.

"Kayaknya disengaja untuk merusak tempat ibadah, karena bangunan dan batu bata hancur. Saya berharap hal serupa tidak terulang," kata Mangku Sutikno

Polisi bersama Muspika Tosari sudah datang ke lokasi, dan langsung melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara. serta memasang garis polisi.

Umat hindu tengger yang bermukim di lereng Gunung Bromo, berharap polisi segera mengungkap misteri hancurnya tempat sembahyang tersebut. (pul)

Berita Terkait

Setelah Dirusak Orang, 3 Tempat Ibadah Umat Hindu Tengger Akan Dibangun

Pasca Pengerusakan Tempat Ibadah, Ketua PHDI Hindu Darma Himbau Umat Hindu Tidak Terpancing Isu Negatif

Tiga Tempat Sembahyang Hindu di Gunung Bromo Ditemukan Hancur

Warga Hindu Suku Tengger Rayakan Hari Raya Yadnya Karo Dengan Ritual Tari Sodoran
Berita Terpopuler
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Metropolis  3 jam

Kata Pasien COVID-19, Virus Corona Bukan Soal Penyakit Saja
Covid-19  8 jam

Dampak Covid-19, 34 Warga Binaan Madiun Dibebaskan
Hukum  15 jam

Polres Blitar Kota Ungkap 295 Kasus Dalam Operasi Pekat
Peristiwa  14 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber