Berita Terbaru :
DPP Bisa Langsung Daftarkan Calon Yang Diusung
New Normal Persiapan Sekolah Jelang Pembelajaran Tatap Muka
Polsek Sukolilo Tangkap 1 DPO Pengeroyokan di Medokan, 2 DPO Masih Buron
Peringati HUT RI ke 75, Koki Kapal Perang Koarmada II Adu Ketangkasan Lomba Memasak
Meriahkan Agustusan, Guru Situbondo Buat Diorama Berbahan Limbah
Tantangan Dirut PDAM Baru Selesaikan Antrean 3 Ribu Pelanggan
   

Tiga Tempat Sembahyang Hindu di Gunung Bromo Ditemukan Hancur
Tapal Kuda Dan Madura  Senin, 09-12-2019 | 10:26 wib
Reporter : Farid Fahlevi, Abdul Majid
Kuat bangunan menyerupai tugu di area Gunung Bromo dirusak orang tidak bertanggung jawab. Pada Senin (912) pagi umat Hindu Tengger secara bergantian melakukan penjagaan di sekitar area bangunan yang rusak. Foto Farid
Pasuruan pojokpitu.com, Tiga bangunan tempat sembahyang umat Hindu Suku Tengger Gunung Bromo, Kabupaten Pasuruan, ditemukan dalam kondisi hancur Minggu (8/12).

Tiga bangunan tempat persembahyangan berupa tempat menaruh sesaji. Berlokasi di area Gunung Bromo Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Salah satunya tempat ibadah yang hancur terletak di Gua Suci Widodaren, Desa Wonokitri. Hampir semua bangunan menyerupai tugu tinggi 4,5 meter dan lebar 2,5 meter mengalami rusak.

Menurut Mangku Sutikno, Koordinator Pinandita Sanggrahan Nusantara, pelaku perusakan sepertinya disengaja, dengan menggunan benda tumpul. Bangunan setinggi 4,5 meter patah jadi dua, sedangkan bangunan lain hancur seperti dipukul menggunakan benda tumpul. Nyaris bangunan tersebut tidak lagi terlihat seperti tempat bersembahyangan.

Bangunan tempat sembahyang di Gunung Widodaren berada tepat di balik Gunung Batok, dalam area Gunung Bromo. Tempat sembahyang digunakan setahun sekali pada saat Umat Hindu Tengger akan menggelar hari raya nyepi. Biasanya sebelum naik mengambil air suci di puncak Gunung Widodaren, umat Hindu menggelar ritual persembahyangan di bangunan yang rusak tersebut.

Untuk mengantisipasi kejadian perusakan terulang, umat Hindu dan para tokoh agama hindu setempat melakukan penjagaan di semua tempat ibadah di 4 Kabupaten, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang dan Malang.

"Kayaknya disengaja untuk merusak tempat ibadah, karena bangunan dan batu bata hancur. Saya berharap hal serupa tidak terulang," kata Mangku Sutikno

Polisi bersama Muspika Tosari sudah datang ke lokasi, dan langsung melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara. serta memasang garis polisi.

Umat hindu tengger yang bermukim di lereng Gunung Bromo, berharap polisi segera mengungkap misteri hancurnya tempat sembahyang tersebut. (pul)

Berita Terkait

Setelah Dirusak Orang, 3 Tempat Ibadah Umat Hindu Tengger Akan Dibangun

Pasca Pengerusakan Tempat Ibadah, Ketua PHDI Hindu Darma Himbau Umat Hindu Tidak Terpancing Isu Negatif

Tiga Tempat Sembahyang Hindu di Gunung Bromo Ditemukan Hancur

Warga Hindu Suku Tengger Rayakan Hari Raya Yadnya Karo Dengan Ritual Tari Sodoran
Berita Terpopuler
Tantangan Dirut PDAM Baru Selesaikan Antrean 3 Ribu Pelanggan
Ekonomi Dan Bisnis  9 jam

Meriahkan Agustusan, Guru Situbondo Buat Diorama Berbahan Limbah
Rehat  8 jam

Peringati HUT RI ke 75, Koki Kapal Perang Koarmada II Adu Ketangkasan Lomba Mema...selanjutnya
Life Style  7 jam

New Normal Persiapan Sekolah Jelang Pembelajaran Tatap Muka
Pendidikan  4 jam



Cuplikan Berita
Mobil Pick Up Terbakar di Kebun Tebu, Seorang Alami Luka Bakar
Pojok Pitu

Salah Menyulut Rokok, Tabung Gas LPG Meledak
Pojok Pitu

Ternyata Tanah Negara di PPU Maospati Diperjualbelikan
Jatim Awan

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber