Berita Terbaru :
Permintaan Rapid Test Jelang Libur Panjang Meningkat
Hina Polisi Tentang Operasi Yustisi, Tukang Batu ditangkap polisi
Cegah Putus Kuliah, Kampus Bebaskan UKT Mahasiswa
Tolak Omnibus Law, Ribuan Buruh Unras di Kantor Gubernur
Tidak Mampu Menguasai Laju Kendaraan, Guru SMP Dharma Wanita Tabrak Motor
Walikota Surabaya Imbau Warganya Tidak Bepergian Keluar Kota
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Kas Desa
Warga Marah Rusak Rumah Pelaku Terduga Pencabulan Anak Di Bawah Umur
Double Track Jalur Kereta Api Mojokerto - Jombang Mulai Operasikan
Pengedar Tembakao Gorila Dituntut 17 Tahun Penjara
Lagi, Warga Ponorogo Demo Tolak Tower
Dikabarkan Hilang, Bocah 10 Tahun Ditemukan Tenggelam di Waduk Dawuhan
Machfud Arifin Jalan Kaki Keliling Kampung Surabaya, Warga Sambut Antusias Nyanyi Coblos Nomer 2
Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Jelang Libur Panjang, Petugas Perketat Protokol Kesehatan di Tempat Wisata
   

Polisi Gagalkan Penyelundupan 200 Butir Pil Ekstasi e Kalimantan Timur Senilai Rp 160 Juta
Metropolis  Kamis, 12-12-2019 | 18:30 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, berhasil membekuk seorang kurir pil ekstasi jaringan Kalimantan Timur. Dari hasil penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti 200 butir pil ekstasi, dengan nilai total mencapai seratus enam puluh juta rupiah.

Fernanda Saputra (20) warga Jalan Talang Sari,Samarinda,Kalimantan Timur,yang dibekuk petugas Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, lantaran terlibat menjadi kurir pil ekstasi jaringan Kalimantan Timur.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan sebuah kantor ekspedisi di Jalan Krembangan Surabaya, yang curiga dengan isi paket kubus yang dikirim oleh seseorang dengan tujuan pengiriman di Jalan Kakap,Kecamatan Samarinda Ilir,Kota Samarinda.

Petugas pun langsung terbang ke Samarinda,Kalimantan Timur dan menunggu penjemput paket tersebut.

Beberapa jam diawasi, akhirnya berhasil ditangkap Fernanda beserta paket yang diduga berisi barang haram tersebut.

Saat paket tersebut dibuka, akhirnya diketahui ada tiga plastik berisi 200 butir pil ekstasi, yang dibungkus bersamaan dengan beberapa potong baju. Tak tanggung-tanggung,ratusan pil ekstasi tersebut bernilai total Rp 160 juta.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto, mengatakan,p engirim sengaja membungkusnya bersamaan dengan baju yang tujuannya untuk mengelabuhi petugas.

"Bahkan, saat Fernanda diinterogasi,  ia mengaku diperintah oleh seorang bandar pil ekstasi inisial AL dengan upah sekali ambil sebesar Rp 750 ribu ditambah  bonus per bulannya mencapai Rp 2 juta," kata AKBP Antonius Agus Rahmanto.

Kini, petugas tengah memburu AL bandar besar asal Kalimantan Timur, beserta pengirim pil ekstasi yang dikemas dalam bentuk paket tersebut.

Sementara itu, Fernanda Saputra bakal mempertanggung jawabkan perbuatannya, lantaran akan dijerat dengan pasal 114 ayat satu, subsider pasal 111 ayat 1 dan pasal 112 ayat satu undang-undang tentang narkotika. (yos)

Berita Terkait

Polisi Gagalkan Penyelundupan Satwa Dilindungi ke Luar Negeri

Penyelundupan 500 Gram Sabu Di Lapas Kelas 1 Berhasil Digagalkan

Pengedar dan Pengguna Sabu Diringkus Usai Transaksi

Jadi Kurir, Seorang Wanita Selundupkan Sabu di Dalam Kemaluan
Berita Terpopuler
Machfud Arifin Jalan Kaki Keliling Kampung Surabaya, Warga Sambut Antusias Nyany...selanjutnya
Politik  4 jam

Memutus Mata Rantai Covid-19 di Pasar Tradisional
Peristiwa  12 jam

Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Peristiwa  5 jam

Klaim Hasil Survei Unggul, Hingga Tuding Galau, Tim MAJU : Justru Kami Jauh di A...selanjutnya
Pilkada  11 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber