Berita Terbaru :
Ini Dua Pasangan Calon Pilkada Situbondo Ditetapkan KPU
Tidak Kuat Menanjak, Truk Sarat Muatan Menutup Badan Jalan
Dinas PUPR Dapat Suntikan DID Lagi Rp 9,2 Miliar
KPU Jatim Hanya Tetapkan 40 Pasangan Calon
Kasus Covid Bertambah, Pemkab Aktifkan Kembali Ruang Isolasi Desa
Oknum Anggota DPRD Bojonegoro Dilaporkan Istri Terkait Dugaan KDRT
Gara - Gara Jalan Rusak, Truk Terguling di Jalan Kepatihan
4600 Ton Beras Disalurkan Untuk Bantuan Sosial Selama 3 Bulan
Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Bangun Sinergitas, TNI Polri Latihan Menembak Bersama
Agar Mudah Diterima, Edukasi Masker Pakai Tokoh Kartun Batman
Gandeng Wartawan, BPBD Jatim Sosialisasikan Prokes
KPU Sidoarjo Seleksi 127 Calon Relawan Demokrasi
Musim Panen Harga Bawang Merah Anjlok Drastis, Terdampak Merebaknya Covid-19
   

Diterjang Banjir, Jembatan Antar Desa Ambrol
Mataraman  Rabu, 18-12-2019 | 15:30 wib
Reporter : M.Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Sebuah jembatan penghubung antar desa di Kabupaten Magetan, ambrol setelah diterjang banjir. Akibatnya, jembatan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Mereka pun was-was karena banyak retakan.

Hujan deras yang terjadi di Kabupten Magetan di awal musim hujan ini, menyebabkan sebuah jembatan di Desa Carikan Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, ambrol. Sisi jembatan sepanjang 15 meter ambrol, dan sebagian bangunan pondasi hancur dan jatuh ke sungai.

Akibatnya, hanya separuh badan jembatan penghubung antar desa ini, yang bisa digunakan, karena sepanjang jembatan, sudah terjadi retakan.

Karena dianggap membahayakan, warga menutup separuh badan jembatan menggunakan bambu. Kini jembatan hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua. Meskipun pengendara yang lewat, tetap was-was kalau sewaktu-waktu jembatan ambrol.

Salah satu warga sekitar, Shaiku, mengatakan, selain karena hujan deras, kondisi jembatan memang sudah tua. Apalagi sering dilalui kendaraan berat yang mengangkut batubata. Untuk sementara, kendaraan roda empat terpaksa harus memutar jalan, karena jembatan sudah tidak bisa dilewati.

Warga hanya berharap kepada pemerintah desa setempat, untuk segera memperbaiki jembatan yang ambrol, agar aktifitas warga, tidak terganggu.(end)

Berita Terkait

Jembatan Ambrol, 24 Kepala Keluarga Terisolir

Ketua DPRD Kabupaten Malang : Jembatan Ambrol, Tunggu Hasil Tim Tipikor

Baru 4 Bulan Dibangun Sudah Ambrol, Dinas PU Bangun Jembatan Darurat

Talut Jembatan Jebol, Jalur Ngawi-Mantingan Terancam Putus
Berita Terpopuler
Kasek dan Guru SMAN 2 Ngawi Terpapar Covid-19
Covid-19  13 jam

Krisis Air Bersih,Warga Berebut Air Bantuan Pemkab
Peristiwa  15 jam

Gandeng Wartawan, BPBD Jatim Sosialisasikan Prokes
Metropolis  6 jam

Bupati Novi Kembali Digugat 15 Miliar Atas Dugaan Penyerobotan Tanah Warga
Hukum  14 jam



Cuplikan Berita
Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Jatim Kekurangan Pengawas Sekolah
Jatim Awan

Kekeringan, Warga Andalkan Sumur Tua di Tengah Hutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber