Berita Terbaru :
Ratusan Tenaga Medis Jatim Terpapar Covid-19
Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Adik Positif Corona, Keluarga Via Vallen Dijauhi Tetangga
Ini yang Terjadi pada Tubuh ketika Mengonsumsi Terlalu Banyak Gula
Tingginya Kasus Covid-19, Pemkot Tak Berharap Seperti Wuhan
Dampak PSBB, Harga Daging Ayam di Pasar Tradisional Naik
Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Kampung Tangguh di Mojokerto Dilengkapi Bilik Sanitezer Hingga Lumbung Pangan
Ciptakan Gelang Corona Untuk Pasien Covid-19 yang Bandel
Pabrik Rokok Sampoerna Kretek Disemprot Disinfektan
Peduli, Ratusan APD Dibagikan ke Seluruh Puskesmas Ponorogo
Kabar Sedih dari Nissan untuk Eropa dan Negara Berkembang
PSBB Tahap Tiga, Koramil Berikan Bantuan Sembako
Pedagang Dari Luar Daerah Wajib Memiliki Surat Keterangan Bebas Rapid Test
   

Tangis Haru Saat Siswa Basuh Kaki Sang Ibu
Rehat  Senin, 23-12-2019 | 09:25 wib
Reporter : Wildan Lipu Prasasti
Diharapkan kegiatan memperingati hari ibu terus dilestarikan pertahun. utamanya bagi siswa yang masih anak-anak agar tertanam sejak dini, bagaimana belajar berterima kasih kepada orang tuanya. Foto Wildan
Sumenep pojokpitu.com, Tangis haru mewarnai aksi membasuh kaki ibu oleh ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah, di Pondok Pesantren Attaufiqiyah Desa Aengbajaraja, Kecamatan Bluto Sumenep, di hari ibu Minggu (22/12).

Dalam kegiatan itu diawali para siswa melakukan sungkem meminta maaf kepada ibunya atas segala kesalahan selama ini. Setelah itu dilanjutkan dengan membasuh kaki ibunya. Kemudian sang ibu membasuhkan air bekas cucian kakinya dimuka anak-anaknya. Setelah itu sang ibu mendoakan agar cita cita anaknya dapat tercapai.

Wardatul Jannah salah seorang ibu siswa, mengaku sangat senang dan terharu. Setiap kegiatan momentum hari ibu, dia berharap anaknya akan menjadi anak baik dan berakhlak. "Serta berguna bagi agama, bangsa dan negara, lebih-lebih menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tuanya," kata Wardatul Jannah.

Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren Attaufiqiyah KH Imam Hasyim mengatakan, kegiatan membasuh kaki ibu, agar anak didiknya tidak melupakan jasa-jasa ibunya. Sebab sang ibulah yang telah berjuang dan membesarkan. "Sehingga nantinya menjadi anak yang baik dan berbakti kepada kedua orang tuanya seperti yang dicontohkan Rosulullah," kata KH Imam Hasyim.

Dalam kesempatan ini, juga dibacakan sebuah puisi ibu oleh sastrawan dan budayawan nasional D. Zawari Imron, yang menggambarkan begitu besarnya perjuangan sang ibu yang tidak akan pernah terbayarkan oleh apapun. (pul)

Berita Terkait

Peringati Hari Ibu, Puluhan Pelajar Basuh Kaki Orang Tua

Tangis Haru Saat Siswa Basuh Kaki Sang Ibu

Keseruan Emak - Emak Adu Ketangkasan di Hari Ibu

Peringatan Hari Ibu, Para Warga Binaan Basuh Kaki Ibu Dalam Rutan
Berita Terpopuler
Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Peristiwa  54 menit

Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Metropolis  4 jam

Pabrik Rokok Sampoerna Kretek Disemprot Disinfektan
Peristiwa  7 jam

Polisi Amankan Tersangka Penganiayaan Hingga Pembakaran Korban
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Gelombang Tinggi Terjang Perairan Pacitan
Pojok Pitu

Banjir Bandang Terjang Pantura
Pojok Pitu

Korsleting Listrik, 2 Unit Bangunan Dilalap Si Jago Merah
Jatim Awan

Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber