Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Olah Raga 

Pemprov Jatim Beri Bonus Atlet Sea Games Rp 6 Milyar
Selasa, 24-12-2019 | 12:55 wib
Oleh : Ambari Taufiq
Surabaya pojokpitu.com, Pemerintah Provinsi Jatim akan memberi bonus kepada atlet asal Jatim yang berjuang membawa nama Indonesia di Sea Games 2019 Philipina. Pemprov Jatim akan mengeluarkan anggaran Rp 6 milyar untuk bonus.

Dana Rp 6 milyar itu untuk atlet dan pelatih yang sukses membawa medali bagi Indonesia. Atlet dan pelatih Jatim menyumbang 26 medali emas, 19 medali perak dan 19 medali perunggu bagi kontingen Indonesia. Maka Jatim menjadi daerah yang menyumbang medali emas paling banyak dibandingno Jabar, DKI, Jateng dan DIY.

Untuk bonus itu telah diberikan di Gedung Negara Grahadi (23/12) malam. Atlet yang mendapatkan medali emas perseorangan mendapatkan Rp 75 juta.  Untuk beregu mulai mendapatkan Rp 70 juga dan Rp 65 juta tergantung jumlah atlit.

Untuk medali perak mendapatkan bonus Rp 55 juta, Rp 50 juta dan Rp 45 juta. Sedangkan medali perunggu bonus paling tinggi Rp 35 juta untuk perseorangan, dan beregu   mulai Rp 25 juta hingga Rp 30 juta.

Ketua Koni Jatim Erlangga Satriagung  mengaku sangat senang dengan prestasi di Sea Games 2015. sementara itu Pemprov Jatim  yang diwakili Sekda Hari Cahyono mengatakan, jangan melihat jumlah bonusnya. Namun melihat kepedulian Pemprov Jatim kepada atlet dan pelatih yang sukses mengharumkan nama Indonesia. Pemprov juga akan memberi bonus pendidikan kepada atlet dan pelatih hingga sekolah tinggi dan jaminan pekerjaan. (pul)

Berita Terkait


Pemprov Jatim Beri Bonus Atlet Sea Games Rp 6 Milyar

Minta Maaf, Pelatih Pastikan Atlet Senam Shalfa Ikut PON Papua

Kuasa Hukum Beberkan Dua Fakta Baru Mencengangkan Atlet Senam Kediri

Dituding Tak Perawan, Gubernur Jatim Sayangkan Sikap Pelatih

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber