Berita Terbaru :
Warga Menolak Janazah Cucu Pengikut Aliran Syiah Dikubur di Desanya
Libur Panjang, KAI Prediksi Terjadi Kenaikan Penumpang 15 Persen
Diduga Menyalip Kiri, PNS Tewas Terlindas Truk
DPW PSI Deklarasi Menangkan Machfud Arifin-Mujiaman
Diduga Lakukan Ujaran Kebencian dan Pembohongan Publik, Risma-Irvan Dilaporkan Polda
Libur Panjang, Ratusan Personil Gabungan Disiagakan
Diterjang Angin Kencang, Pohon Angsana Tumbang Dan Tutupi Badan Jalan Pantura
Sering Memangsa Ternak, Ular Sanca Berukuran Besar Ditangkap Warga
Belum Dimanfaatkan, Bangunan Ngawi Food Street Mulai Rusak
Jelang Long Weekend, Dishub Gelar Ramp Check Bus
Mobil PCR Magetan Diusulkan ke Kemenkes Jadi Jejaring Laboratorium
Razia Masker Pengunjung Wisata Alam, yang Bermasker Diberikan Hadiah
Dua Pelaku Pencuri Hewan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Satgas Covid-19 Segera Lakukan Assesment 56 SMP
   

Muazin Tewas Dibunuh Tangan Kaki Terikat
Tapal Kuda Dan Madura  Selasa, 24-12-2019 | 15:38 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Seorang muazin di Kabupaten Probolinggo ditemukan tewas mengapung di kolam pancing Selasa (24/12) siang, dengan tangan dan kakinya terikat tali rafia. Guna kepentingan penyelidikan jenasah korban dibawa ke kamar mayat rumah sakit setempat.

Seketika warga di Desa Curahsawo, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo geger dengan ditemukannya mayat dengan kondisi tangan dan kakinya terikat mengapung di kolam pancing, area bukit bentar.

Korban tertelungkup mengambang di bibir kolam. Tangan dan kakinya terikat kebelakang dengan menggunakan tali rafia atau tali plastik. Setelah dilakukan pengecekan, korban diketahui bernama Mustofa Sarif (60) Dusun Tambak, Desa Curahsawo, Kecamatan Gending.

Selanjutnya korban yang memilik 4 anak itu langsung dievakuasi ke kamar mayat RSUD Waluyojati, Kraksaan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Menurut Nuril Ayu Vinda kerabat Mustofa Sarif, korban merupakan muazin masjid didusunnya. Pada saat kejadian korban tidak adzan sholat isya pada Senin malam. Hingga dicari di kolam ternyata korban sudah mengapung.

Hasil dari olah TKP, selain tangan kaki diikat, kepala korban mengalami luka memar hingga berdarah. Polisi berhasil mengamankan balok kayu yang diduga untuk menghabisi korban, songkok hitam dan sandal japit.

Menurut AKP Ohim, Kapolsek Gending pihaknya belum berani menyimpulkan motif pembunuhan ini. "Yang jelas pelaku kemungkinan besar orang dekat dengan korban," kata AKP Ohim. (pul)

Berita Terkait

Pembunuhan Pemuda di Area Pemandian Peninggalan Belanda Direkonstruksi

Keluarga Berharap Polisi Segera Menangkap Pelaku, Dugaan Kuat Pelaku Orang Dekat Korban

Muazin Tewas Dibunuh Tangan Kaki Terikat

Pembunuh Pemerkosa Istrinya Tidak Menyesal Telah Membunuh Teman Kecil
Berita Terpopuler
Diduga Lakukan Ujaran Kebencian dan Pembohongan Publik, Risma-Irvan Dilaporkan P...selanjutnya
Politik  3 jam

Sering Memangsa Ternak, Ular Sanca Berukuran Besar Ditangkap Warga
Peristiwa  6 jam

Diduga Menyalip Kiri, PNS Tewas Terlindas Truk
Peristiwa  2 jam

DPW PSI Deklarasi Menangkan Machfud Arifin-Mujiaman
Politik  3 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber