Berita Terbaru :
Awal Musim Penghujan, Fokus Kerawanan Bencana Angin Puting Beliung dan Banjir
Kreasi Pandemi Bonsai Kelapa Media Air
Pameran Hasil Karya SMA Double Track
Bupati Lumajang Konsolidasi Pemenangan Pasangan Ladub
Usaha Ditengah Pandemi, Pengerajin Aquarium Mini Unik Tembus Pasar Internasional
Libur Panjang, Banyak Pengunjung Berwisata ke Sumber Air Growgoland
Hendak Mencuri Motor Residivis Keok Ditangan Polisi
Libur Panjang, Ratusan Personil Gabungan Disiagakan
   

Sambut Tahun Baru, Warga Desa Gelar Tradisi Ojung
Tempo Doeloe  Selasa, 31-12-2019 | 00:14 wib
Reporter : Rizqi Setiawan
Warga Dusun Salak Desa Taal Kecamatan Tapen Bondowoso yakin bahwa darah yang mengalir dari salah seorang pemain ojung mendatangkan rezeki dari yang maha kuasa. Foto: Rizqi Setiwan
Bondowoso pojokpitu.com, Sambut tahun baru 2020, warga Dusun Salak Desa Taal Kecamatan Tapen Bondowoso, menggelar tradisi ojung untuk keselamatan. Tradisi tahunan ini diyakini warga Dusun Salak, akan mendatangkan limpahan rejeki serta menjauhkan dari segala bencana.

Seni ojung merupakan kegiatan budaya yang dimana dua orang laki-laki dewasa saling memukul dengan menggunakan sebilah rotan, sampai tubuhnya mengeluarkan darah.

Tradisi ojung diawali dengan di pertemukannya dua orang lelaki yang akan bertarung. Sebelum dimulai, kedua pemain ojung di bacakan mantra oleh sesepuh desa, agar luka yang di akibatkan sabetan rotan tidak di rasakan oleh pemain.

Kemudian setelah di bacakan mantra ojung pun di mulai, begitu wasit memberikan isyarat aba-aba, kedua pemain ojung langsung memecutkan rotannya pada pungung lawan.

Welly Verianto, kepala desa, menerangkan, sekali main, ojung memakan waktu sepuluh menit, pemenang dari kegiatan ojung di tentukan dari jumlah luka yang di daratkan pada punggung lawannya. Meski menyebabkan luka para pemain ojung tidak boleh saling dendam.

Hanya mendapatkan hadiah hiburan dan untuk yang menang, namun para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan tahunan ini.
Untuk menjadi peserta dari tradisi ojung, pemain harus berusia 20 hingga 40 tahun, peserta ojung ini berasal dari berbagai desa yang ada di di Kecamatan Tapen Bondowoso. (yos) 

Berita Terkait

Musim Tanam Warga Gelar Tradisi Clorot Tangkal Petir

Sambut Tahun Baru, Warga Desa Gelar Tradisi Ojung

Keboan Aliyan, Tradisi Agraris Desa di Banyuwangi Agar Panen Berlimpah

Tradisi Ojung Ritual Minta Hujan
Berita Terpopuler
Libur Panjang, Ratusan Personil Gabungan Disiagakan
Peristiwa  8 jam

Hendak Mencuri Motor Residivis Keok Ditangan Polisi
Peristiwa  7 jam

Libur Panjang, Banyak Pengunjung Berwisata ke Sumber Air Growgoland
Mlaku - Mlaku  6 jam

Pameran Hasil Karya SMA Double Track
Pendidikan  3 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber