Berita Terbaru :
Warga ODP Meninggal Pemakaman Sesuai Protokol Covid 19
Keluarga PDP Meninggal Dunia di Tuban Negatif Covid-19
Bupati dan Forkopinda Bagi - Bagi Masker dan Sembako
Tunda Mudik Atau Diisolasi 14 Hari
RSUD Tongas Khusus Untuk Pasien Covid 19 Resmi Bisa Digunakan
Gedung DPRD Jatim Diusulkan Menjadi Rumah Sakit Darurat Khusus Pasien Covid-19
Pembagian Makan Gratis Abaikan Physical Distancing
Polisi Bubarkan Sabung Ayam dan Keramaian Warga
Kesal Tak Dibelikan, Dua Gadis di Pasuruan Nekad Mencuri Motor
Gara-Gara Uang 10 Juta, Pengacara Diadili
Petugas Amankan, Puluhan Remaja yang Bandel Ditengah Wabah Corona
Pelatihan di Surabaya, Petugas Medis Positif Covid-19
Diduga Kena Semprot Desinfektan, Mata Kiri Karyawan Swasta Rabun Sebelah
Ditlantas Polda Jatim Laksanakan Ops Keselamatn Semeru Gantikan Ops Simpati
Kasus Positif Covid 19 di Jatim Menjadi 189 Orang
   

Kiat Aman Berkendara Saat Menerabas Banjir Jakarta
Otomotif  Kamis, 02-01-2020 | 03:25 wib
Reporter :
Jakarta pojokpitu.com, Curah hujan yang tinggi di beberapa wilayah Jakarta dan sekitarnya, berdampak pada sejumlah ruas jalan hingga tol terendam banjir. Oleh karena itu, bagi pengguna kendaraan tentu dituntut bijak menyikapi kondisi tersebut. Genangan air di jalan tidak saja bisa merugikan pengendara tapi juga lingkungan sekitar. Jangan meremehkan genangan air yang dilewati mobil.

Mengenai hal tersebut, ada beberapa kiat jika Anda memang harus menerabas genangan air.

Dimulai dari karakter dan kondisi mobil, serta seberapa dalam kira-kira genangan air yang ada di depan.

Biasanya yang takut menghadapi genangan air dan banjir adalah mobil-mobil seperti sedan atau city car karena tidak memiliki ground clearance yang cukup tinggi. Berbeda dengan SUV yang memang desain mobilnya memiliki ground clearance tinggi.

Kendati demikian, sebaiknya jika ada genangan air yang cukup tinggi lebih baik mencari jalan lain. Namun jika tidak ada jalan lain, maka Anda harus memastikan filter udara tidak kemasukan air yang diakibatkan oleh gelombang atau riak air

Kalau sampai filter udara terendam itu bisa menyebabkan terjadi water hammer. Water hammer itu kondisi air masuk ke ruang pembakaran dan tentunya bisa merusak mesin.

Selain itu, pastikan melaju dengan kecepatan rendah dan gunakan gigi rendah pada transmisi manual dan pada transmisi otomatis saat menerabas banjir.

Hindari juga posisi setengah kopling ataupun mengocok gas dalam genangan karena berpotensi menimbulkan gelombang atau riak air. (mg8/jpnn/pul)

Berita Terkait

Kiat Aman Berkendara Saat Menerabas Banjir Jakarta

Ikut Terdampak Banjir Jakarta, Begini Pernyataan Lion Air

Berapa Banyak Taksi Blue Bird Yang Terendam Banjir?
Berita Terpopuler
Bupati Siapkan Hotel dan Gedung Sekolah Untuk Karantina Pemudik
Peristiwa  15 jam

Diduga Kena Semprot Desinfektan, Mata Kiri Karyawan Swasta Rabun Sebelah
Metropolis  6 jam

Tunda Mudik Atau Diisolasi 14 Hari
Peristiwa  3 jam

Wabup: Proyek Jembatan Gempol Jadi Catatan Buruk Dinas PUPR dan Rekanan
Sorot  10 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber