Berita Terbaru :
KPU Jatim Hanya Tetapkan 40 Pasangan Calon
Kasus Covid Bertambah, Pemkab Aktifkan Kembali Ruang Isolasi Desa
Oknum Anggota DPRD Bojonegoro Dilaporkan Istri Terkait Dugaan KDRT
Gara - Gara Jalan Rusak, Truk Terguling di Jalan Kepatihan
4600 Ton Beras Disalurkan Untuk Bantuan Sosial Selama 3 Bulan
Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Bangun Sinergitas, TNI Polri Latihan Menembak Bersama
Agar Mudah Diterima, Edukasi Masker Pakai Tokoh Kartun Batman
Gandeng Wartawan, BPBD Jatim Sosialisasikan Prokes
KPU Sidoarjo Seleksi 127 Calon Relawan Demokrasi
Musim Panen Harga Bawang Merah Anjlok Drastis, Terdampak Merebaknya Covid-19
Pemkab Akan Undang Investor Dirkan Pabrik Rokok di Ngawi
Pemaparan Sosialisasi Perbawaslu Dimusim Pandemi Dihadapan Seluruh Petugas PPK
Sehari 9 Sembuh, Tapi Ada Tambahan 12 Positif Covid-19
   

Protes, Warga Jombang Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak
Sorot  Kamis, 02-01-2020 | 15:30 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Warga Desa Banjardowo Kecamatan Jombang Kota ini langsung menanami jalan antar desa dengan pohon pisang. Foto: Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Akibat jalan rusak yang tidak dikunjung dibenahi, warga Desa Banjardowo Kecamatan Jombang Kota, Kabupaten Jombang melakukan aksi protes, mereka menanami jalan antar desa ini dengan pohon pisang. Pasalnya, selain mengganggu pengguna jalan juga sudah banyak korban kecelakaan akibat jalan tersebut.

Mereka menanam pohon pisang di tengah jalan penghubung antar desa yang rusak. Kondisi jalan aspal yang sudah berlubang membuat warga sering celaka.

Jalan sepanjang sekitar 600 meter ini mengalami kerusakan sejak setahun terakhir. Aspal mengelupas dan jalan berlubang cukup besar, meskipun sudah ditambal dengan tanah oleh warga, saat hujan turun jalan bertambah licin dan membahayakan.

Menurut warga, Abdul Karim, kondisi jalan ini sudah sangat meresahkan warga dan pengguna jalan. Terutama anak sekolah yang berangkat pagi hari sering terjatuh.

"Aksi protes ini dilakukan agar jalan yang biasa digunakan akses segera dibenahi, tanaman pisang ini dipasang sebagai tanda jalan berbahaya agar warga lebih waspada dan berhati-hati," kata Abdul Karim.

Selama  jalan rusak ini belum ada pembenahan dari Pemerintah Kabupaten Jombang. Mereka berharap, melalui aksi ini jalan yang menghubungan desa di Kecamatan Kota ke Kecamatan Perak  ini bisa segera dibenahi. (yos)

Berita Terkait

Warga Tolak Penggusuran Oleh Pihak Kebun PT.Glen Nevis

Warga Keluhkan Sebanyak 13 Meteran Listrik Dipasang Secara Liar

Diduga Rekomendasi Partai Tidak Jelas, Warga Tuntut Bakal Calon Bupati Mundur Pencalonan

Kelompok Masyarakat Deklarasi Tolak KAMI di Surabaya
Berita Terpopuler
Kasek dan Guru SMAN 2 Ngawi Terpapar Covid-19
Covid-19  12 jam

Krisis Air Bersih,Warga Berebut Air Bantuan Pemkab
Peristiwa  14 jam

Gandeng Wartawan, BPBD Jatim Sosialisasikan Prokes
Metropolis  5 jam

Bupati Novi Kembali Digugat 15 Miliar Atas Dugaan Penyerobotan Tanah Warga
Hukum  13 jam



Cuplikan Berita
Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Jatim Kekurangan Pengawas Sekolah
Jatim Awan

Kekeringan, Warga Andalkan Sumur Tua di Tengah Hutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber