Berita Terbaru :
Masa Transisi New Normal Berlangsung Selama 14 Hari
Jawa Timur Sentuh Angka 4583 Orang Terkonfirmasi Positif Covid 19
Mobil Combat Laboratorium Sudah di Surabaya dan Akan Ditambah 1 Unit
HUT Surabaya, Masyarakat Berziarah Ke Makam Bung Tomo dan Dokter Soetomo
Surabaya Zona Merah, BIN Perpanjang Waktu Rapid Test Massal
Miliki Jiwa Sosial Tinggi, RT/RW di Surabaya Bentuk GERMAS Menangkan Machfud Arifin
Dengan Nasi Tumpeng, Walikota Surabaya Peringati Hari Jadi Surabaya Ke 722
Seorang Nenek Ditemukan Tewas Membusuk Di Dalam Rumah
Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Antisipasi Covid - 19 Pasca Libur Lebaran, Ratusan Karyawan Pabrik Dirapid Test
Kuliner Khas Madura Yang Hanya Dibuat di Hari Ke-7 Setelah Lebaran
Pemudik Positif Covid-19, Keluarga dan Warga Rapid Test
Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah 7 Orang, 2 Di Antaranya Ibu Yang Melahirkan
Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Ratusan Kentongan Disiagakan Untuk Halau Warga Nekat Masuk Desa
   

Keracunan Meluas, Ratusan Orang Keracunan Ikan Tongkol
Tapal Kuda Dan Madura  Kamis, 02-01-2020 | 18:30 wib
Reporter : Felli Kosasi
Jember pojokpitu.com, Pasca puluhan warga di Kabupaten Jember keracunan ikan saat pesta bakar ikan pergantian tahun, Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, menerima data terbaru bahwa keracunan ikan tongkol ini meluas mencapai ratusan orang. Sample ikan tongkol ini akan dibawa ke BPOM Surabaya untuk diteliti kandungannya.

Dalam pressconfrece yang dilakukan di kantor Pemkab Jember, diketahui bahwa jenis ikan tongkol yang menyebabkan keracunan adalah ikan tongkol tikus. Diketahui ikan jenis ini sejak tanggal 23 Desember lalu mengalami masa panen raya di laut.

Namun ikan jenis ini,kadar kesegarannya hanya mampu bertahan empat jam, tanpa dimasukkan ke lemari pendingin.

Plt Kadis Kesehatan Kabupaten Jember, Diah Kusworini, mengatakan bahwa walaupun dinas menerima laporan 250 orang keracunan, namun hanya 2 orang yang mengalami rawat inap.

"Selanjutnya diduga kandungan hestamin didalam insang dan usus ikan tongkol yang menyebabkan mual dan muntah muntah," kata Diah.

Sementara itu, Kepala Loka BPOM Jember, Any Koosbudiwati, mengatakan, bahwa dirinya telah menerima beberapa sampel makanan yang sisa dari warga yang keracunan.

"Saya  akan membawa ke BPOM Jawa Timur untuk di chek dilaboratorium. Sementara harus menunggu hasil laboratorium maksimal 14 hari," kata Any. (yos)

Berita Terkait

Polisi Periksa Juru Masak dan Warga Yang Belanja Bahan Makanan

Polisi Masih Selidiki Penyebab Keracunan Massal

Korban Keracunan Massal Mendapat Perawatan di Sejumlah Puskesmas

Puluhan Warga Satu Dusun Keracunan Makanan
Berita Terpopuler
Politisi Golkar : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan PDIP
Metropolis  20 jam

Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  20 jam

Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Malang Raya  10 jam

Pemudik Positif Covid-19, Keluarga dan Warga Rapid Test
Covid-19  7 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber