Berita Terbaru :
Bupati Suprawoto Sapa Pasien Covid-19 Yang Sembuh
Tragis, 2 Remaja Bojonegoro Tenggelam Saat Mandi di Sungai
Polisi Bubarkan Aktifitas Pasar Sapi Jember
Diterjang Puting Beliung Puluhan Rumah Rusak Parah
Komunitas Yutuber Mojokerto Berikan Kado dan Dukungan Untuk Tim Medis
Pasien Dalam Pengawasan Covid 19 Asal Jombang Meninggal Dunia
Syarat Pasien Sembuh Covid-19, Pelayanan Medis Harus Bagus
Bondowoso Satu Keluarga Tewas Masuk Septic Tank 20 Meter
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Pemprov Jatim Anggarkan Rp 2,3 Triliun Untuk Penanganan Covid19
Polisi dan Bonek Sterilisasi dan Bagi Nasi Untuk Ojol
Diduga Korsleting Listrik Ruko Dalam Pasar Ludoyo Terbakar
Sebuah Rumah di Ketintang Ambruk, Dua Penghuni Tewas
Benarkah Virus Corona Bisa Menular Lewat Donor Darah?
Penelitian IPB dan UI tentang Antivirus Corona, Semoga Bermanfaat
   

Jaringan Uang Palsu Antar Propinsi Dibekuk Polres Jember
Tapal Kuda Dan Madura  Selasa, 07-01-2020 | 21:10 wib
Reporter : Felli Kosasi
Satuan Reserse Kriminal Polres Jember, berhasil membekuk jaringan pengedar uang palsu antar propinsi. Foto: Felli Kosasi
Jember pojokpitu.com, Polisi Resort Jember membekuk jaringan pengedar uang palsu antar propinsi, dari tangan kedua pelaku polisi berhasil mengamankan barang bukti uang palsu pecahan Rp 50 ribu sebanyak 30 lembar.

Polisi masih memburu satu pelaku utama yang merupakan penyuplai uang palsu tersebut. Uang palsu ini sedianya akan disebar untuk dibelanjakan diwilayah pedesaan yang jarang mengerti uang palsu ini.

Jaringan ini disinyalir berasal dari propinsi bali karena salah satu pelaku merupakan residivis kasus uang palsu di wilayah Bali, yang telah menjalani hukuman 3 tahun. Dua pelaku yang berhasil diamankan di sebuah warung diwilayah Kecamatan Wuluhan ini, merupakan 1 jaringan.

AKBP Alfian Nurrizal, Kapolres Jember, mengatakan, pelaku inisial P yang memegang barang bukti upal sebesar Rp 1,5 juta ini, mendapatkan upal dari pelaku inisial M. "Dengan harga Rp 750 ribu uang asli ditukar dengan Rp 1,5 juta uang palsu pecahan Rp 50 ribu," kata AKBP Alfian Nurrizal.

Polisi berhasil mengungkap jaringan ini karena mereka disinyalir sering membelanjakan diwilayah pelosok pelosok desa. "Berkat kejelian petugas, akhirnya kedua pelaku berhasil ditangkap.," imbuhnya.

Selain mengamankan barang bukti uang palsu polisi juga menyita dua bua handphone dan satu buat kartu ATM. "Polisi akan terus mengembangkan kasus ini termasuk akan mencari barang bukti lainnya yang diduga disimpan pelaku," tutur Kapolres.

Polisi akan mengintensifkan pengawasan terhadap upal karena tahun 2020 ini merupakan tahun politik yang rawan penyebaran uang palsu. (yos)

Berita Terkait

Gawat, Uang Palsu Mulai Beredar di Kota Bangkalan

Pasutri Edarkan Uang Palsu, Target Toko Kecil

Jaringan Uang Palsu Antar Propinsi Dibekuk Polres Jember

Guru Spiritual Mengaku Bisa Gandakan Uang Diamankan Polisi
Berita Terpopuler
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Metropolis  3 jam

Kata Pasien COVID-19, Virus Corona Bukan Soal Penyakit Saja
Covid-19  8 jam

Dampak Covid-19, 34 Warga Binaan Madiun Dibebaskan
Hukum  15 jam

Polres Blitar Kota Ungkap 295 Kasus Dalam Operasi Pekat
Peristiwa  14 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber