Berita Terbaru :
Dinas Pariwisata Siapkan Konsep New Normal Sarangan
Tim Gugus Tugas Covid 19 Ponorogo Sudah Lakukan 2000 Rapid Tes
Bupati Intruksikan Tegas Lakukan Pembubaran Tempat Berkumpulnya Warga
KPU Butuh Tambahan Anggaran Rp 9 Miliar Untuk Penerapan Protokol Kesehatan
Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Harga Empon-Empon Anjlok di Pasar Tradisional
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
   

Pelimpahan Tahap 2, Kades Kranggan Dijebloskan ke Bui
Hukum  Kamis, 09-01-2020 | 17:20 wib
Reporter : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Tim Satgas Saber Pungli Kabupaten Madiun yang meringkus Kades Kranggan tahun 2017 silam, kini memasuki tahap 2. Berkas dan pelaku dilimpahkan ke Kejaksaan untuk ditindaklajuti dan pelaku langsung dijebloskan ke Lapas Madiun.

Jajaran Unit Tipikor Satreskrim Polres Madiun membawa berkas dan tersangka kasus dugaan pungutan liar dan BKK. Tersangka Kades Kranggan Sriyono digelandang dengan tangan terborgol kabel tis masuk ke ruang bagian pidana umum. Di dalam ruangan tersebut, pelaku menjalani pemeriksaan oleh pihak jaksa penuntut umum.

Dalam pelimpahan tahap dua ini, pemeriksaan dilakukan oleh JPU Kejari Kabupaten Madiun terhadap tersangka, berlangsung lebih dari 3 jam. Motif dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh tersangka, yakni  tersangka meminta atau memaksa bendahara desa untuk mencairkan uang bantuan keuangan khusus senilai Rp 19 juta.

"Atas perbuatannya, tersangka Sriyono yang kini statusnya sebagai kepala desa diberhentikan. Sementara itu, pelaku dijerat pasal berlapis yakni pasal 374 penggelapan dalam jabatan dengan ancaman maksimal penjara 5 tahun, kemudian pasal 378 tentang penipuan dengan kata-kata bohong, dengan ancaman hukuman penjara  maksimal 4 tahun dan juga tersangka dijerat pasal 368 tentang ancaman pemerasan dengan ancaman hukuman penjara maksimal selama 9 tahun," kata Arief Fatchurrohman , Kasi Intelijen Kejari Kabupaten Madiun.

Tersangka kini harus mendekam di jeruji besi Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1B Madiun. Rencana berkas akan langsung dibawa ke pengadilan negeri setempat.(end)

Berita Terkait

Aksi Pungli Biaya Pemakaman PDP Corona RSUD Kota Mojokerto Viral di media Sosial

Kepsek Mengaku Tak Menahan Raport Siswa

Ratusan Sopir Self Loader Protes Pungli Pengawalan

Pelimpahan Tahap 2, Kades Kranggan Dijebloskan ke Bui
Berita Terpopuler
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
Malang Raya  7 jam

Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Malang Raya  5 jam

Tim Gugus Tugas Covid 19 Ponorogo Sudah Lakukan 2000 Rapid Tes
Kesehatan  2 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber