Berita Terbaru :
Siswa SMK di Blitar Produksi 2000 APD Gratis Untuk Tim Medis
Pemanfaatan Gas Metan Hasil Pengolahan Sampah TPA Selopuro
Dua Minggu Tutup Pedagang Konveksi PBM Kembali Buka
Tempat Duduk Bus Harus Diberi Pembatas
DPUTR: Semua Ada di LPSE, Jangan Asal Nuding
Stabilkan Ekonomi Terdampak Covid 19, Pemda Berikan Beras Ke Warga
Sering Dijadikan Tempat Berkumpul, Taman Tajamara Disemprot Disinfectan
Rusunawa Pesantren Jombang Siap Tampung 80 Pemudik
Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Dapur Naik
   

Penderita HIV-Aids Kabupaten Bojonegoro Capai 1.160 Orang
Kesehatan  Jum'at, 10-01-2020 | 02:08 wib
Reporter : Samsul Alim
Kasi Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, dr. Wheny Dyah Prajanti. Foto: Samsul Alim
Bojonegoro pojokpitu.com, Jumlah pengidap HIV-Aids di Kabupaten Bojonegoro semakin bertambah setiap tahunnya. Hingga akhir tahun 2019, setidaknya ada 1.160 penderita yang telah terdata.

Angka tersebut merupakan hasil dari validasi data jumlah penderita HIV-Aids yang dilakukan oleh Seksi Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, dari tahun 2002 hingga tahun 2019.

Menurut Kasi Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, dr. Wheny Dyah Prajanti, setiap tahunnya Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro selalu menemukan pengidap baru. Dibanding tahun 2019, penemuan pada tahun 2018 lebih banyak, yaitu mencapai 190 orang.

Whenny menambahkan bahwa,P2PM Dinas Kesehatan Bojonegoro, mulai mencari pengidap HIV-Aids pada tahun 2002 lalu, sampai Desember 2019 P2PM sudah menemukan setidaknya 1408 kasus.Dengan total kasus kematian mencapai 204 orang. "Jadi, total penderita HIV-Aids mencapai 1160 orang, termasuk yang sudah meninggal," kata dr. Wheny Dyah Prajanti.

Menurut dr. Wheny Dyah Prajanti, penemuan kasus tersebut bukan karena semakin banyaknya orang yang gonta-ganti pasangan atau jajan sembarangan. Melainkan alat medis yang dimiliki oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro semakin canggih.

Terkait penemuan kasus HIV-Aids di Kabupaten Bojonegoro, kebanyakan masih disebabkan karena suka gonta ganti pasangan. Selain itu, juga bisa melalui alat suntik, air susu ibu (ASI), dan beberapa penyebab masuknya bakteri ke dalam tubuh.(pul)

Berita Terkait

Penderita HIV-Aids Kabupaten Bojonegoro Capai 1.160 Orang

KPAD Madiun Catat 113 Penderita HIV/Aids Tambahan

Puluhan Mahasiswa Bagikan Bunga Pada Pengguna Jalan di Peringatan Hari Hiv Aids

Puluhan Komunitas Gelar Aksi Damai Peringati Hari Hiv Aids se Dunia
Berita Terpopuler
Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Dapur Naik
Ekonomi Dan Bisnis  9 jam

Stabilkan Ekonomi Terdampak Covid 19, Pemda Berikan Beras Ke Warga
Ekonomi Dan Bisnis  6 jam

Sering Dijadikan Tempat Berkumpul, Taman Tajamara Disemprot Disinfectan
Peristiwa  7 jam

Tempat Duduk Bus Harus Diberi Pembatas
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber