Berita Terbaru :
Mengaku Rugi Rp 2,3 Miliar, Arema Fc Akan Berlatih 1 Juni
Tebing Sungai Longsor Setiap Hujan Datang, Warga Kian Resah
Terhambat Status Keadaan Darurat, DPRD Tunda Sidang Pembahasan LPKJ
Hadang Penyebaran Covid 19 Warga Berlakukan Satu Pintu Masuk
Pandemi Covid-19, Gebyar Labuhan Sarangan Ditiadakan
Info Terbaru, Indonesia Datangkan 20 Alat PCR Dari Swiss
Penipuan Masker Melalui Online Senilai Rp 250 Juta, Begini Modusnya
Gubernur Berharap Wabah Covid 19 Segera Berakhir
Begini Pengakuan Pasien Sembuh Corona, Resepnya Makan Banyak
Tentang Meningitis, Penyakit yang Membuat Glenn Fredly Meninggal
Tuhan, Jagain Mas Glenn ya, Aku Sayang Banget Sama Dia
KAI Daop 7 Wajibkan Penumpang Gunakan Masker
Dishub Pamekasan Cek Penumpang Kendaraan Pribadi di Terminal Barang
Polres Malang Pasok Darah Untuk Kebutuhan PMI
Pelajar SMK Bikin Ribuan Masker, Kemudian Dibagikan Gratis
   

Dinilai Tebang Pilih Kasus Dugaan Korupsi Dispora, Gaib Demo Kejaksaan
Tapal Kuda Dan Madura  Senin, 13-01-2020 | 16:29 wib
Reporter : Abdul Majid
Puluhan melakukan melakukan long march di jalur pantura jalan raya raci Kabupaten Pasuruan. Foto: Abdul Majid
Berita Video : Dinilai Tebang Pilih Kasus Dugaan Korupsi Dispora, Gaib Demo Kejaksaan
Pasuruan pojokpitu.com, Puluhan orang yang tergabung dalam Gema Anak Indonesia Bersatu (Gaib) melakukan aksi demo di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangil Kabupaten Pasuruan.

Mereka mendesak Kejari lebih serius dalam mengungkap perkara dugaan korupsi di lingkup Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang menyeret mantan Kabid Olahraga Lilik Wijayanti, menjadi terdakwa dalam pusaran perkara korupsi yang merugikan negara sebesar Rp 918 juta.

Dalam orasinya, Koordinator Aksi, M. Yusuf,  mengatakan, para pengunjuk rasa menyesalkan sikap Kejari yang dinilai tebang pilih dalam perkara dugaan korupsi anggaran kegiatan selama tahun 2017 di dispora.

Pasalnya, perkara dugaan korupsi Dispora saat ini sudah masuk dalam sidang tuntutan. "Dalam temuan ada kerugian keuangan negara sebesar Rp 918 juta, namun sidang tuntutan Jaksa Penuntut Umum menyebut kerugian Rp 69 juta," kata M. Yusuf.

Sementara, Kasi Intel Kejari Kabupaten Pasuruan, Erfan Effendi, meminta agar masyarakat dan semua pihak untuk sabar menunggu hasil persidangan.

"Setelah putusan nanti, kita akan sampaikan perkembangan hasil penyidikan kasus tersebut," ucap Erfan Effendi.

Usai tak ditemui oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bangil, para pengunjuk rasa melanjutkan ke gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, dengan mendapat penjagaan dari pihak kepolisian setempat. (yos/VD:YAN)

Berita Terkait

Dinilai Tebang Pilih Kasus Dugaan Korupsi Dispora, Gaib Demo Kejaksaan

Diduga Hibah Janggal, Mahasiswa Datangi Kejaksaan

Demo Tunggal Tuntut Kejaksaan Tahan TSK Utama Kasus DAK
Berita Terpopuler
Jelang Puasa dan Dampak Corona, Harga Daging Naik
Ekonomi Dan Bisnis  8 jam

Aplikasi Ini Tawarkan Gratis Kuota Selama di Rumah Saja
Teknologi  13 jam

Tebing Sungai Longsor Setiap Hujan Datang, Warga Kian Resah
Peristiwa  15 menit

FK Unair Sumbang Washable Hazmat ke RSUD dr Soetomo
Metropolis  9 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber