Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Cuaca buruk yang melanda sejumlah daerah menyebabkan harga cabai di Kabupaten Tuban, melambung tinggi. Foto: Khusni Mubarok
Cuaca Bruk, Harga Cabai Meroket Hingga Tembus Rp. 60.000 Perkilogram
Rabu, 15-01-2020 | 03:15 wib
Oleh : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Komoditas bumbu dapur mengalami kenaikan harga secara drastis atau lebih dari 100 persen dibandingkan harga sebelumnya. Kini harga cabai menembus angka Rp 60 ribu perkilogram, sehingga tak terjangkau masyarakat. Hal ini dikarenakan Cuaca buruk yang melanda sejumlah daerah.

Seperti terpantau di Pasar Baru, jalan Gajahmada Tuban, sejak 2 pekan terakhir, harga cabai mengalami kenaikan drastis hingga lebih dari 100 persen dibandingkan dengan harga sebelumnya.

Sebelumnya, harga cabai dijual dikisaran harga Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu perkilogramnya. Namun, kini melonjak drastis hingga menembus harga Rp 60 ribu perkilogramnya.

Cabai rawit hijau (cabai lalap) misalnya, yang sebelumnya dijual pedagang dengan harga Rp 25 ribu perkilogram naik menjadi Rp 40 ribu perkilogram.

Harga cabai rawit yang sebelumnya Rp 25 ribu perkilogram, naik menjadi Rp 60 ribu perkilogramnya. Sedangkan harga cabai merah besar atau kriting, yang sebelumnya dijual dengan harga Rp 25 ribu perkilogram, naik drastis menjadi Rp 55 ribu perkilogramnya.

Selain cabai, kenaikan harga juga dialami sejumlah komoditas bumbu dapur lainnya, salah satunya tomat. Tomat yang sebelumnya dijual Rp 5 ribu perkilogram, naik menjadi Rp 10 ribu perkilogram.

Menurut pedagang, Daliyatun, kenaikan harga ini dipicu cuaca buruk yang melanda sejumlah daerah, sehingga para petani cabai gagal panen.

"Kondisi ini membuat stok cabai langka, sehingga harga cabai langsung meroket. Kenaikan ini sudah terjadi sejak akhir tahun," kata Daliyatun.

Kondisi ini membuat ibu rumah tangga mengeluh lantaran harga kian tak terjangkau, salah satunya Watini. Agar tetap bisa belanja kebutuhan dapur lain, ia terpaksa harus mengurangi porsi cabai dalam masakan mereka.

Atas kondisi ini, masyarakat berharap pemerintah segera turun tangan menangani persoalan ini. Sehingga harga cabai kembali normal. (yos)

Berita Terkait


Harga Cabai Meroket Tembus Rp 80.000 Perkilogram

Pedagang Pasar Wonokromo Keluhkan Naiknya Harga Cabe

Harga Cabai Meroket Hingga Rp 85 Ribu Per Kg

Harga Cabai Meroket Hingga Rp 85 Ribu Per Kilogramnya


Pasokan Terbatas, Harga Cabai Melonjak

Dampak Cuaca Harga Cabai Makin Mahal

Harga Cabai di Kota Batu Naik 100 Persen

Cuaca Bruk, Harga Cabai Meroket Hingga Tembus Rp. 60.000 Perkilogram
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber