Berita Terbaru :
Sabun Empon Empon Antibiotik Alami Yang Wangi
24 Pengedar dan Kurir Narkoba Diringkus Polisi
Modus Kenalan di Warung Kopi, Pinjam Motor Alasan Jemput Malah Amblas
Polisi Ringkus Pencuri Brangkas Dan Mobil Box Perusahaan
Siswa SMP Daur Ulang Minyak Jelantah Menjadi Sabun
Smart Green House Polije Destinasi Baru Wisata Edukasi
Sepi Kerjaan, Pegawai Bengkel Nekat Nyabu
   

Bukan Hanya Soal Diet, Menjadi Vegan Sehat Diri dan Sehat Bumi
Life Style  Kamis, 16-01-2020 | 19:50 wib
Reporter : Endang Pergiwati - Nova Sari
Surabaya pojokpitu.com, Di Indonesia, khususnya di Surabaya menjadi salah satu pola makan untuk diet dan telah diterapkan di beberapa sekolah. Secara perlahan banyak masyarakat yang telah beralih menjadi seorang Vegan dengan tidak mengkonsumsi makanan / minuman serta menggunakan produk yang berasal dari hewani.

Konsep pola hidup sehat berbasis nabati (Vegan) telah menjadi tren tersendiri di kalangan masyarakat. Selain untuk diet, pola hidup vegan ini memiliki pandangan tertentu yang mendasari. Ini diungkapkan Susanto, Ketua Indonesia Vegetarian Society Jatim saat menggelar Vegan Festival, Kamis (16/1)

"Menjadi seorang Vegan, berarti ikut serta dalam menyelamatkan dunia dari kelaparan, mengurangi dampak kerusakan lingkungan, efek global warming dan menjaga kesehatan kita," papar Susanto. 

Alasannya, berdasarkan data The United Nations, perdagangan daging merupakan salah satu dari dua atau tiga faktor utama dalam pengontribusian masalah lingkungan yang serius dalam segala jangkauan baik secara lokal maupun global.

"Hal tersebut karena limbah dari industri peternakan bisa mencemari lapisan tanah dan air dengan kelebihan unsur hara, zat kimia perindustrian, obat-obatan hewan, antibiotik, logam, dan berbagai mikroorganisme seperti bakteri, virus dan parasit," lanjutnya.

Sektor peternakan juga merupakan faktor utama penyebab penggundulan hutan tropis untuk lahan merumput ternak, penyebab erosi daratan dunia, dan penyebab meluasnya pembentukan gurun pasir. Keadaan ini diperburuk lagi dengan kenyataan 70 persen air dunia digunakan untuk konsumsi ternak dan aktivitas pencucian di rumah jagal. Selain itu, pola makan hewani atau konsumsi daging dapat membawa dampak yang buruk bagi kesehatan kita.

"Banyak penelitian telah membuktikan bahwa timbulnya penyakit-penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung, stroke, hipertensi, kanker, diabetes melitus, obesitas, osteoporosis, sangat berkaitan erat dengan pola konsumsi pangan hewani yang tinggi kolesterol dan lemak jenuh," ucap Ketua Indonesia Vegetarian Society Jatim yang beranggotakan 3000 penganut vegan ini.

Dalam Vegan Festival ini, menghadirkan 150 stand makanan dan minuman berbasis vegan, yaitu tanpa kandungan hewani dan turunannya, seperti telur, susu, serta madu. Melalui festival ini, pihaknya dapat mempromosikan makanan vegan, produk vegan, alat yang berkaitan vegan.

"Selain untuk menjaga bumi ini lebih sehat, terutama juga menjaga kesehatan diri sendiri, para penganut vegan ini," tegasnya.

Karena itu motto yang dipegang para penganut vegan ini adalah save our life, save our planet.(end)

Berita Terkait

Bukan Hanya Soal Diet, Menjadi Vegan Sehat Diri dan Sehat Bumi

Pertanyaan yang Harus Anda Jawab Sebelum menjadi Vegan
Berita Terpopuler
Sepi Kerjaan, Pegawai Bengkel Nekat Nyabu
Metropolis  6 jam

Smart Green House Polije Destinasi Baru Wisata Edukasi
Mlaku - Mlaku  5 jam

24 Pengedar dan Kurir Narkoba Diringkus Polisi
Peristiwa  2 jam

Polisi Ringkus Pencuri Brangkas Dan Mobil Box Perusahaan
Peristiwa  3 jam



Cuplikan Berita
Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Gudang Mebel dan Dua Rumah Hangus Terbakar
Pojok Pitu

Ratusan Driver Online Unjuk Rasa dan Sweping Rekan
Jatim Awan

KPU Surabaya Segera Publikasikan DPS Pada Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber