Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Niat Membantu Pemain Kuda Lumping Kesurupan, Surip Justru Tewas Masuk Sumur
Jum'at, 17-01-2020 | 14:00 wib
Oleh : Simon Bagus,Mochammad Herlambang
Trenggalek pojokpitu.com, Nasib malang menimpa salah seorang penonton kesenian jaranan di Trenggalek. Niat ingin membantu memulihkan pemain yang kesurupan, penonton itu tiba-tiba masuk ke dalam sumur tanpa sebab yang jelas.

Kegiatan latihan jaranan yang dilakukan para pemuda di salah satu rumah yang berada di Desa Buluagung, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, mendadak tegang. Itu disebabkan salah satu penonton tiba-tiba masuk ke sumur tua,yang sebelumnya berusaha membantu pemain jaranan yang kesurupan.

Sejumlah warga yang ada di sekitar lokasi kejadian berusaha memberikan pertolongan terhadap Surip (45) warga Kelurahan Sumbergedong, yang menceburkan diri ke dalam sumur.

Sebuah tangga bambu langsung dimasukkan ke dalam sumur yang memiliki kedalaman sekitar 8 meter. Setelah itu, seorang warga mencoba menuruni tangga untuk mengaitkan tali ke tubuh Surip. Namun tak berselang lama, warga kembali naik ke permukaan karena merasa sesak napas akibat minimnya oksigen di dalam sumur.

Dijelaskan Kasatreskrim Polres Trenggalek, AKP Sumi Andana, kejadian itu kemudian dilaporkan ke polisi dan basarnas. "Korban diketahui berada di sekitar lokasi kejadian untuk melihat latihan kesenian jaranan, yang dilakukan oleh sejumlah warga Desa Buluagung," jelas AKP Sumi Andana.

Korban memang sudah terbiasa ikut dalam kesenian jaranan. Pada saat kejadian, ada salah seorang pemain jaranan mengalami kesurupan yang lari ke ladang. Kemudian korban Surip mengikuti dan mendoakan agar segera pulih dari kesurupan.

Namun saat itu, tiba-tiba korban surip menuju ke arah sumur tua dan masuk ke dalam, korban akhirnya terjebak di dasar sumur. Sejumlah warga mengetahui kejadian itu langsung turun tangan dan berusaha memberikan pertolongan.

Warga mencoba mengevakuasi korban dengan tangga dan tali. Namun upaya itu gagal, karena saat warga turun ke sumur langsung sesak napas.

Akhirnya warga memutuskan untuk membatalkan upaya evakuasi secara manual dan melaporkan kejadian itu ke petugas kepolisian dan basarnas.

Kasatreskrim menambahkan, dari hasil olah TKP dan pemeriksaan medis terhadap jasad korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau unsur kriminal. "Namun untuk memastikan lebih lanjut, korban dibawa RSUD dr Soedomo Trenggalek," imbuhnya.

Berdasarkan keterangan dari dokter dinyatakan bahwa korban mati lemas akibat kekurangan oksigen.

Koordinator pos basarnas tenggalek, Yoni Fariza, mengatakan, saat tim sar datang, korban tidak bergerak berada di dalam sumur tua sedalam 8 meter. "Korban sempat berusaha ditolong oleh masyarakat sekitar menggunakan tangga dan tali, namun gagal. Sebab di dalam sumur minim oksigen dan diduga terdapat gas beracun," ujar Yoni Fariza.

Untuk mengevakuasi korban pihak basarnas menggunakan peralatan lengkap. Anggota Basarnas turun memggunakan tali dan korban ditarik ke atas, proses evakuasi membutuhkan waktu sekitar 30 menit. (yos)

Berita Terkait


Siswa SMPN 2 Singosasi Alami Kesurupan Massal

Niat Membantu Pemain Kuda Lumping Kesurupan, Surip Justru Tewas Masuk Sumur

Puluhan Siswa Histeris Akibat Kesurupan Masal

Ruqyah Warga Binaan, Petugas Lapas Perempuan Kesurupan


Aksi Protes di Polres Jombang Diwarnai Insiden Kesurupan

Seorang Pemudik Asal Balikpapan Kesurupan di Terminal 1 Bandara Juanda Surabaya

Hari Jumat Legi, 10 Karyawan Pabrik Garmen Kesurupan

Puluhan Pelajar SMPN 3 Magetan Kesurupan
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber