Berita Terbaru :
Gara - Gara Jalan Rusak, Truk Terguling di Jalan Kepatihan
4600 Ton Beras Disalurkan Untuk Bantuan Sosial Selama 3 Bulan
Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Bangun Sinergitas, TNI Polri Latihan Menembak Bersama
Agar Mudah Diterima, Edukasi Masker Pakai Tokoh Kartun Batman
Gandeng Wartawan, BPBD Jatim Sosialisasikan Prokes
KPU Sidoarjo Seleksi 127 Calon Relawan Demokrasi
Musim Panen Harga Bawang Merah Anjlok Drastis, Terdampak Merebaknya Covid-19
Pemkab Akan Undang Investor Dirkan Pabrik Rokok di Ngawi
Pemaparan Sosialisasi Perbawaslu Dimusim Pandemi Dihadapan Seluruh Petugas PPK
Sehari 9 Sembuh, Tapi Ada Tambahan 12 Positif Covid-19
Diperpanjang Hingga 2021, Sebanyak 1.085.000 Pekerja Sudah Terima BSU
Kasek dan Guru SMAN 2 Ngawi Terpapar Covid-19
Bupati Novi Kembali Digugat 15 Miliar Atas Dugaan Penyerobotan Tanah Warga
   

Petugas PPK dan PPS Sidoarjo Wajib Cek Kesehatan
Pilkada  Jum'at, 17-01-2020 | 15:10 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Muhamad Iskak, Ketua KPU Kabupaten Sidoarjo. Foto: Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com, Menjelang tahapan Pilkada 2021-2026, Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu(Bawaslu) Kabupaten Sidoarjo, melakukan pertemuan dengan Pjs Bupati dan beberapa pihak Jumat, (17/1) siang.

Sesuai intruksi KPU pusat, petugas PPK dan PPS diwajibkan cek kesehatan. Hal ini merupakan syarat penerimaan petugas PPK dan PPS, dengan tujuan mengurangi jumlah korban kematian saat bertugas jalannya Pilkada.

Alasan KPU, jumlah korban meninggla dunia petugas PPK dan PPS saat pemilihan anggota legislatif dan Presiden sangat tinggi. Maka KPU pusat memberikan intruksi bagi Kabupaten/Kota menyelenggarakan Pilkada wajib tes kesehatan saat rekrutmen petugas PPK dan PPS.

Menurut Muhamad IskakKetua KPU Kabupaten Sidoarjo, sebagai syarat penerimaan petugas PPK dan PPS harus sehat jasmani dan rohani. Bahkan Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo sudah menyetujui 26 Puskesmas bisa digunakan untuk cek kesehatan calon petugas PPK dan PPS.  "Jika hasil cek kesehatan ditemukan calon petugas PPK dan PPS menderita penyakit berbahaya, maka tidak lolos atau gugur. Hal itu dilakukan untuk mengurangi jumlah korban petugas PPK dan PPS meninggal saat bertugas," kata Muhamad Iskak.

Sementara itu, untuk calon Bupati dan wakil Bupati Sidoarjo diwajibkan cek kesehatan di rumah sakit yang ditunjuk, yaitu RSUD Sidoarjo. (pul)

Berita Terkait

Petugas PPK dan PPS Sidoarjo Wajib Cek Kesehatan

PPK dan PPS Lumajang Tak Penuhi Kuota Keterwakilan Perempuan
Berita Terpopuler
Kasek dan Guru SMAN 2 Ngawi Terpapar Covid-19
Covid-19  11 jam

Krisis Air Bersih,Warga Berebut Air Bantuan Pemkab
Peristiwa  13 jam

Gandeng Wartawan, BPBD Jatim Sosialisasikan Prokes
Metropolis  4 jam

Bupati Novi Kembali Digugat 15 Miliar Atas Dugaan Penyerobotan Tanah Warga
Hukum  12 jam



Cuplikan Berita
Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Jatim Kekurangan Pengawas Sekolah
Jatim Awan

Kekeringan, Warga Andalkan Sumur Tua di Tengah Hutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber