Berita Terbaru :
Rujak Bawean Menjadi Kuliner Pelepas Rindu Perantau Dari Pulau Putri
Kabupaten Trenggalek Umumkan Pasien Pertama Positif Corona
Tim Medis Minim APD, Awak Media Salurkan 100 Unit Baju Hazmat
Kondisi Dua Warga Bapak Anak Positif Corona Terus Membaik
Wabah Corona, Pengusaha Konveksi Produksi Masker Handmade Dengan Motif Kekinian
Baru Bebas Lantaran Progam Asimilasi, Residivis Dihajar Warga Usai Kepergok Curi Motor
Forkopimda Beri Karangan Bunga dan APD Kepada Para Medis
Dampak Covid-19 Ratusan Napi Lapas Kediri Dibebaskan
SMKN 4 Madiun Siapkan APD Pesanan Pemprov Jatim
Diduga Terobos Traffic Light, Beat Tabrak Vega
   

Kenali 5 Ciri Kosmetik Yang Mengandung Zat Berbahaya
Kesehatan  Jum'at, 17-01-2020 | 20:20 wib
Reporter :
Ilustrasi kosmetik berbahaya. Foto: dok pojokpitu.com
Jakarta pojokpitu.com, Yakin krim pemutih wajah atau maskara yang Anda gunakan tidak memiliki kandungan berbahaya, seperti merkuri, di dalamnya? Daripada menebak-nebak, yuk ketahui lebih jauh mengenai merkuri.

Merkuri dalam kosmetik

Merkuri, yang disebut juga raksa (Hg), merupakan logam berat yang secara alami berada di alam. Hanya saja, zat ini bisa beracun bagi kesehatan dan lingkungan jika tidak dikontrol penggunaannya.

Dalam kosmetik, merkuri terbagi atas dua bentuk, yaitu anorganik dan organik.

Merkuri anorganik digunakan dalam sabun dan krim pemutih kulit. Sementara itu, merkuri organik banyak dipakai untuk produk pembersih riasan dan maskara.

Di Indonesia, sebagian orang sudah mengidentikkan merkuri dengan produk pencerah wajah, sehingga tak sedikit yang sudah sadar akan bahayanya. Apalagi dengan adanya peringatan dari BPOM RI.

Di berbagai negara lain, penggunaan merkuri pada kosmetik juga dilarang. Sayangnya, produk yang mengandung merkuri sering tidak teridentifikasi karena terkemas dalam wadah tidak berlabel.

Karena itu, hindari membeli produk kecantikan yang tidak memiliki daftar kandungan, tidak ada petunjuk penggunaan dalam bahasa Inggris, dan tidak memiliki reputasi legalitas BPOM RI.

Waspada juga karena ada istilah lain yang digunakan untuk menyebut merkuri, seperti mercurous chloride, mercuric, mercurio, atau calomel.

Berikut ini adalah beberapa kondisi yang diduga menjadi ciri-ciri kosmetik mengandung merkuri:

- Tidak memiliki label BPOM
- Memberikan efek yang sangat cepat, khususnya pada produk anti-aging dan krim pemutih
- Memiliki warna abu-abu atau krem
- Pada petunjuk penggunaan, tertulis untuk menghindari kontak dengan perak, emas, karet, alumunium, dan perhiasan
- Mengeluarkan aroma yang relatif menyengat

Sebenarnya ciri-ciri kosmetik mengandung merkuri yang telah disebutkan di atas tidak sepenuhnya pasti. Pasalnya, merkuri adalah senyawa yang dapat larut dengan mudah pada banyak bahan dasar kosmetik.

Karena itu, mendeteksi merkuri dalam produk kecantikan atau skin care dengan mata telanjang terbilang sangat sulit.

Efek samping merkuri dalam kosmetik

Sebagai bahan aktif, merkuri dapat mencerahkan warna kulit dan mengurangi bintik-bintik hitam. Namun, ada sejumlah efek samping, dan ini bisa berdampak serius untuk kesehatan.

Dilansir Medical Daily, penelitian yang dilakukan pada tikus betina menunjukkan bahwa merkuri dapat memengaruhi ginjal, hati, dan otak tikus tersebut.

Laporan lain menyebutkan bahwa logam ini juga dapat menyebabkan gangguan kognitif, kerusakan ginjal, sakit kepala, kelelahan, tremor, depresi, dan keluhan lainnya pada pengguna.

Lebih buruk lagi, menurut Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat, jika produk ini digunakan dari waktu ke waktu, merkuri dapat secara perlahan menguap ke udara.

Akibatnya, senyawa ini bisa mencemari seluruh rumah dan memengaruhi anggota keluarga lain, bahkan jika mereka tidak pernah menggunakan produk yang terkontaminasi tersebut.

Hal tersebut harus menjadi perhatian, apalagi beberapa orang seperti ibu hamil, bayi menyusui dan anak-anak, sangat rentan terhadap toksisitas merkuri.(klikdokter)

Berita Terkait

Perdoski Ingatkan Bahaya Penggunaan Kosmetik Sembarangan

Kenali 5 Ciri Kosmetik Yang Mengandung Zat Berbahaya

BPOM Imbau Generasi Millenial Bijak Gunakan Kosmetik

Polisi Amankan Dua Wanita Yang Diduga Pengedar Kosmetik Palsu
Berita Terpopuler
Baru Bebas Lantaran Progam Asimilasi, Residivis Dihajar Warga Usai Kepergok Cur...selanjutnya
Peristiwa  4 jam

Diduga Terobos Traffic Light, Beat Tabrak Vega
Peristiwa  6 jam

SMKN 4 Madiun Siapkan APD Pesanan Pemprov Jatim
Pendidikan  6 jam

Dampak Covid-19 Ratusan Napi Lapas Kediri Dibebaskan
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber