Berita Terbaru :
Libur Panjang, Polisi Sweeping Kendaraan di Batas Kota Antisipasi Penyebaran Covid
Pemulihan Ekonomi Dari Covid 19, Petani Keramba Apung Dapat Bantuan Bibit Lobster
Libur Panjang, Pelayanan Rapid Tes di Stasiun Meningkat
Daop 7 Tambah 4 Perjalanan Kereta Api Selama Libur Panjang
Tempat Wisata di Jalur Jatim Jateng Dipenuhi Pengunjung
Ratusan Kaum Milenial di Jatim Mengikuti Lomba Cipta Lagu Partai Golkar
Antisipasi Penyebaran Corona Saat Libur Panjang, Petugas Awasi Tempat Wisata
Ditutup Peziarah Makam Gus Dur Baca Tahlil di Luar
Puncak Long Weekend PT Kai Daop 8 Operasionalkan 71 Kereta
Daerah Zona Kuning Ada di 23 Kabupaten Kota
Dinas Pendidikan Harus Realisasikan Program Seragam Gratis Jangan Kembali Gagal
Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Mandek di Polda Jatim
Jamaah Ansharu Syariah Malang Demo Boikot Prancis
Ketua Tim Pemenangan MAJU: Pilwali Nyaman dan Kondusif
Lokasi Wisata Waterpark Masih Sepi
   

Siswa SMK Kediri Ciptakan Alat Penyiram Tanaman Automatis
Teknologi  Sabtu, 18-01-2020 | 06:15 wib
Reporter : Unggul Dwi Cahyono, Benny Kurniawan.
Kediri pojokpitu.com, Dua pelajar SMKN di Kabupaten Kediri mampu menciptakan alat penyiram tanaman automatis yang bisa dikendalikan lewat gawai.

Alat tersebut dilengkapi dengan indikator kelembapan tanah, dinilai lebih efisien dan efektif untuk membantu pertumbuhan tanaman. Bahkandapat dimanfaatkan untuk menguras air, saat banjir.

Penemu Fatkhur dan Azis, dua pelajar SMK Negeri 1 Ngasem Kabupaten Kediri. Robot yang terbuat dari mikro kontroler dapat dioperasikan dengan menggunakan gawai.

Ide pembuatan alat muncul, setelah tanaman Milik Fatkhur dan Azis sering mati dan layu saat ditinggal bepergian. Dari situlah Fatkhur dan Aziskemudian berinisiatif menciptakan alat penyiraman yang bisa dikendalikan dari jarak jauh.

Alat terbuat dari sejumlah barang elektronik dan pipa air bekas, serta memanfaatkan layanan telegram untuk sistem pengoprasiannya. Selain itu robot penyiram tumbuhan juga dilengkapi dengan pengukur kelembapan tanah.

Sistem kerja penyiram tanaman juga sederhana.Aplikasi telegram yang ada digawai harus disambungkan terlebih dahulu dengan konektor alat. Setelah itu, berulah robot secara automatis dapat dioperasikan dari jarak jauh.Bahkan robot pintar tersebut, akan berhenti menyirami tanaman jika kelembapan tanah lebih dari 40.

Menurut Fatkhur, perlu bererapa kali uji coba untuk menciptakan mesin penyiram tanaman tanpa awak. Selain itu, diperlukan biaya lebih dari Rp 800 ribu untuk membuat satu unit alat penyiram tumbuhan automatis tersebut. "Alat ini juga mampu dioperasikan untuk menyedot air secara otomatis, saat terjadi banjir," kata Mohammada Fatkhur.

Kini alat buatan siswa kelas 12 tersebut, telah digunakan pihak sekolah untuk menyirami tanaman hidroponik. Selain efisien, penggunaan mesin tersebut juga lebih efektif, karena mampu mengontrol kebutuhan air pada tanaman, dengan baik. (pul)

Berita Terkait

Siswa SMK Kediri Ciptakan Alat Penyiram Tanaman Automatis
Berita Terpopuler
Machfud Klaim Unggul 20 Persen di Pilkada Surabaya, Poltracking Enggan Buka Suar...selanjutnya
Pilkada  12 jam

Gandeng Ulama Operasi Zebra Pelanggar Lalin dan Prokes Diberi Tausiah
Peristiwa  9 jam

Polsek Ampelgading Dipra Peradilankan
Malang Raya  10 jam

Polisi Ciptakan Laporan Kehilangan Via Aplikasi, Cegah Penyebaran Covid19
Teknologi  23 jam



Cuplikan Berita
Kapal Motor Muatan Solar Terbakar di Dermaga Pulau Gili Ketapang
Pojok Pitu

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Longsor, Kendaraan Roda 4 Tidak Bisa Melintas
Pojok Pitu

Truk Penambang Pasir Terseret Banjir Lahar Semeru
Jatim Awan

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber