Berita Terbaru :
Pemerintah Lumajang Cek Gudang Tembakau
Kuota Internet Dari Kemendikbud Belum Cair
Selama Pandemi Covid-19, Pusvetma Gelar Vaksinasi Rabies Secara Drive Thru Pertama Kali
Kreasi di Tengah Pandemi, Mahasiswa Tulungagung Buat Kerajinan Shadow Box Light
Sekda Ponorogo : Rp 200 M Murni Demi Masyarakat, Tidak Ada Kepentingan Politik
Hilangkan Kejenuhan, Siswa Belajar Di Alam Bebas
Tim Gabungan Gelar Operasi Yustisi di Jalur Poros Pantura
Warga Pesisir Jember Tak Terpengaruh Isu Tsunami
   

Siswa SMK Kediri Ciptakan Alat Penyiram Tanaman Automatis
Teknologi  Sabtu, 18-01-2020 | 06:15 wib
Reporter : Unggul Dwi Cahyono, Benny Kurniawan.
Kediri pojokpitu.com, Dua pelajar SMKN di Kabupaten Kediri mampu menciptakan alat penyiram tanaman automatis yang bisa dikendalikan lewat gawai.

Alat tersebut dilengkapi dengan indikator kelembapan tanah, dinilai lebih efisien dan efektif untuk membantu pertumbuhan tanaman. Bahkandapat dimanfaatkan untuk menguras air, saat banjir.

Penemu Fatkhur dan Azis, dua pelajar SMK Negeri 1 Ngasem Kabupaten Kediri. Robot yang terbuat dari mikro kontroler dapat dioperasikan dengan menggunakan gawai.

Ide pembuatan alat muncul, setelah tanaman Milik Fatkhur dan Azis sering mati dan layu saat ditinggal bepergian. Dari situlah Fatkhur dan Aziskemudian berinisiatif menciptakan alat penyiraman yang bisa dikendalikan dari jarak jauh.

Alat terbuat dari sejumlah barang elektronik dan pipa air bekas, serta memanfaatkan layanan telegram untuk sistem pengoprasiannya. Selain itu robot penyiram tumbuhan juga dilengkapi dengan pengukur kelembapan tanah.

Sistem kerja penyiram tanaman juga sederhana.Aplikasi telegram yang ada digawai harus disambungkan terlebih dahulu dengan konektor alat. Setelah itu, berulah robot secara automatis dapat dioperasikan dari jarak jauh.Bahkan robot pintar tersebut, akan berhenti menyirami tanaman jika kelembapan tanah lebih dari 40.

Menurut Fatkhur, perlu bererapa kali uji coba untuk menciptakan mesin penyiram tanaman tanpa awak. Selain itu, diperlukan biaya lebih dari Rp 800 ribu untuk membuat satu unit alat penyiram tumbuhan automatis tersebut. "Alat ini juga mampu dioperasikan untuk menyedot air secara otomatis, saat terjadi banjir," kata Mohammada Fatkhur.

Kini alat buatan siswa kelas 12 tersebut, telah digunakan pihak sekolah untuk menyirami tanaman hidroponik. Selain efisien, penggunaan mesin tersebut juga lebih efektif, karena mampu mengontrol kebutuhan air pada tanaman, dengan baik. (pul)

Berita Terkait

Siswa SMK Kediri Ciptakan Alat Penyiram Tanaman Automatis
Berita Terpopuler
Warga Pesisir Jember Tak Terpengaruh Isu Tsunami
Peristiwa  8 jam

Hilangkan Kejenuhan, Siswa Belajar Di Alam Bebas
Pendidikan  6 jam

Tim Gabungan Gelar Operasi Yustisi di Jalur Poros Pantura
Peristiwa  7 jam

Sekda Ponorogo : Rp 200 M Murni Demi Masyarakat, Tidak Ada Kepentingan Politik
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Viral Danramil dan Anggota Bubarkan Orkes Hajatan
Pojok Pitu

Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber