Berita Terbaru :
Rogoh Setengah Miliar Rupiah Untuk Poles Hutan Kota
Padat Karya Mangrove bagi Pemulihan Ekonomi Nasional
Ratusan Warga Berebut Air Bersih
48 Ruas Jalan Desa Diambil Alih Pemkab Magetan
Himpitan Ekonomi, Kasus Perceraian di Kabupaten Madiun Capai 1.635
Operasi Yustisi, Pelanggar Protokol Kesehatan Distempel
Polres Malang Luncurkan Kendaraan SKCK Keliling
LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
Hasil Operasi, 657 Warga Tidak Bermasker Terjaring Satgas Covid 19
   

Proses Pencopotan Reklame Melibatkan Alat Berat
Metropolis  Selasa, 21-01-2020 | 11:04 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Seperti inilah proses penertiban reklame raksasa berukuran 5 kali 10 meter, yang biasa terpampang di jalan Ahmad Yani, tepatnya di area kantor Suzuki UMC Surabaya. Foto: Nanda Andrianta
Berita Video : Proses Pencopotan Reklame Melibatkan Alat Berat
Surabaya pojokpitu.com, Reklame raksasa berukuran 5 kali 10 meter di jalan Ahmad Yani Surabaya, dini hari tadi dicopot petugas Satpol PP Kota Surabaya, lantaran tak memiliki surat izin penyelenggaraan reklame. Tak hanya dicopot, reklame tersebut bahkan dipotong petugas, proses itu pun melibatkan alat berat jenis crane.

Tak sekedar ditertibkan, reklame tersebut dicopot oleh petugas Satpol PP Kota Surabaya, dengan cara dipotong lantaran ketahuan tak mengantongi izin penyelenggaraan.

Dua jam proses pemotongan menggunakan blender las, akhirnya reklame milik PT MAS tersebut bisa diturunkan menggunakan bantuan crane.

Dwi Hargianto, Kepala Seksi Pelatihan Dasar Bidang Pengembangan Sumber Daya Satpol PP Kota Surabaya menjelaskan, pihaknya akhirnya melakukan eksekusi setelah menerima surat bantib, atau bantuan penertiban yang dilayangkan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Surabaya sebagai pihak pengkoordinir urusan reklame.

"Selanjutnya, reklame raksasa jenis bilboard tersebut dibawa ke kantor Satpol PP Kota Surabaya untuk dijadikan barang bukti, mengingat ukurannya yang raksasa, reklame tersebut bakal dipotong menjadi 4 bagian terlebih dahulu agar mudah dibawa.
" ujar Dwi Hargianto.

Sebelumnya, reklame raksasa yang saat itu mengiklankan unit perumahan sudah ditempel tanda silang sebagai tanda tak memiliki izin.
Namun karena tak mendapat respon, pihak Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang akhirnya mengeluarkan surat bantib ke Satpol PP Surabaya untuk dilakukan eksekusi. (yos/VD:YAN)

Berita Terkait

Proses Pencopotan Reklame Melibatkan Alat Berat

Puluhan Reklame Liar Diturunkan Paksa Dispenda dan Satpol PP

Sebuah Papan Reklame Viral Hebohkan Warga Sidoarjo

Revisi Perda Reklame Terus Digodok DPRD Surabaya
Berita Terpopuler
Padat Karya Mangrove bagi Pemulihan Ekonomi Nasional
Peristiwa  2 jam

Hasil Operasi, 657 Warga Tidak Bermasker Terjaring Satgas Covid 19
Peristiwa  8 jam

LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
Peristiwa  7 jam

Polres Malang Luncurkan Kendaraan SKCK Keliling
Malang Raya  6 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber