Berita Terbaru :
Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Dapur Naik
   

Syamsul Arifin, PNS Kasus Rasisme Papua Dituntut 8 Bulan
Hukum  Selasa, 21-01-2020 | 11:31 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Syamsul Arifin, PNS Satpol PP di Kecamatan Tambaksari yang terlibat kerusuhan di asrama mahasiswa Papua, dituntut 8 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum Kejari Surabaya.

Dalam surat tuntutannya, jaksa M. Nizar dari Kejati Jatim menyatakan, terdakwa Syamsul Arifin terbukti secara sah dan meyakinkan berkata rasisme di asrama mahasiswa Papua di jalan Kalasan. Perbuatan PNS Satpol PP di Kecamatan Tambaksari itu jelas melanggar pasal 16 Undang-undang nomor 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis.

Perbuatan terdakwa telah melukai masyarakat Papua khususnya yang tinggal di Surabaya. Atas pertimbangan tersebut, Jaksa meminta Majelis Hakim menjatuhkan pidana hukuman selama 8 bulan kepada terdakwa, Syamsul Arifin.

Sementara itu, terdakwa Andrya Andriansyah, youtuber yang mengunggah video kerusuhan Papua tanpa melihat fakta yang sebenarnya dituntut 12 bulan penjara. Perbuatan terdakwa Andry yang juga guru di Jawa Tengah ini terbukti melanggar pasal 45 Undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronika.

Sekedar diketahui, terdakwa Syamsul Arifin yang merupakan anggota Satpol PP di Kecamatan Tambaksari ini diadili karena diduga melakukan rasisme dengan mengatakan monyet saat peristiwa kerusuhan di asrama mahasiswa Papua di jalan Kalasan, Jumat 16 Agustus 2019. (pul)

Berita Terkait

Syamsul Arifin, ASN Kasus Rasisme Papua Divonis 5 Bulan Penjara

Pengurangan Atlit Masih Menunggu PP Keluar Dari Presiden

Jatim Siap Menjadi Tuan Rumah Pendamping Pon

DPD RI Surati Presiden Terkait Nasib 13 Cabor Yang Gagal Dilombakan Pada PON XX 2020 Papua
Berita Terpopuler
Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Dapur Naik
Ekonomi Dan Bisnis  17 menit



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber