Berita Terbaru :
Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Dapur Naik
   

Akibat Proyek Jembatan Belum Tuntas, Ponorogo Kota Banjir
Mataraman  Selasa, 21-01-2020 | 12:00 wib
Reporter : Heru Kuswanto
Pemicu utama musibah akibat tingginya debit air hujan dan adanya sisa-sisa kayu proyek jembatan yang belum dilepas oleh pihak kontraktor. Foto: Heru Kuswanto
Ponorogo pojokpitu.com, Hujan deras mengguyur wilayah Kota Ponorogo, membuat sejumlah titik di perkotaan kebanjiran.

Kejadian Senin (20/1) petang, saat hujan deras mengguyur wilayah Ponorogo, membuat musibah banjir terjadi di sejumlah titik di perkotaan Kabupaten Ponorogo. Ketinggian banjir mencapai lutut orang dewasa, sehingga air dengan mudah masuk kedalam rumah warga serta warung-warung di jalan Sumatra dan jalan Jawa.

Sedangkan pemicu utama terjadinya banjir diakibatkan curah hujan yang terlalu tinggi. Selain itu diperparah saluran air tersumbat adanya kayu penyangga jembatan yang dikerjakan oleh CV Bina Cemerlang Abadi, dengan nilai kontrak sekitar Rp 199 ratus juta.

Menurut Joko santoso warga sekitar, kejadian banjir ini dikarenakan saluran air macet , sehingga air meluber ke jalan dan rumah warga. Akibat banjir ini, warga berharap ke pemerintah dan kontraktor pelaksana proyek jembatan untuk segera membersihkan sisa-sisa kayu penyangga proyek jembatan tersebut.

Atas kejadian banjir itu, petugas BPBD Ponorogo, TNI, Polri terus melakukan pemantauan. (pul)

Berita Terkait

Lagi, Ponorogo Diterjang Banjir Saat Malam Hari

Banjir di Ponorogo Beransur Surut

Wilayah Kota Ponorogo Masih Rawan Banjir

Pasca Banjir, Siswa SMA 3 Ponorogo Bersih-bersih Ruang Kelas
Berita Terpopuler
Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Dapur Naik
Ekonomi Dan Bisnis  26 menit



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber