Berita Terbaru :
Padat Karya Mangrove bagi Pemulihan Ekonomi Nasional
Ratusan Warga Berebut Air Bersih
48 Ruas Jalan Desa Diambil Alih Pemkab Magetan
Himpitan Ekonomi, Kasus Perceraian di Kabupaten Madiun Capai 1.635
Operasi Yustisi, Pelanggar Protokol Kesehatan Distempel
Polres Malang Luncurkan Kendaraan SKCK Keliling
LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
Hasil Operasi, 657 Warga Tidak Bermasker Terjaring Satgas Covid 19
   

Tanggul Anak Bengawan Solo Longsor Sepanjang 24 Meter Resahkan Warga
Pantura  Selasa, 21-01-2020 | 12:41 wib
Reporter : Avrizal Ilmi
Berita Video : Tanggul Anak Bengawan Solo Longsor Sepanjang 24 Meter Resahkan Warga
Bojonegoro pojokpitu.com, Dalam beberapa hari terakhir, Warga Desa Ngablak, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, resah akibat longsornya tanggul dan tebing sungai bengawan solo yang melintasi desa setempat.

Warga khawatir jika tak segera diperbaiki tanggul dan tebing yang longsor cukup sepanjang lebih dari 24 meter tersebut, akan berdampak banjir jika sewaktu-waktu debit air bengawan solo naik.

Tanggul dan tebing bengawan solo yang longsor ini, tepatnya berada di perbatasan dengan Desa Ngulanan, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro.

Tanggul diketahui longsor pada Jumat dini hari dan hingga saat ini kondisinya terus bertambah parah. Tanggul yang awalnya sebagai pondasi anak sungai bengawan solo, retak dan amblas sepanjang 24 meter dengan kedalaman rata-rata mencapai 6 meter.

Longsornya tanggul ini, membuat warga sekitar, resah. Mereka khawatir jika tak segera diperbaiki, tanggul yang longsor cukup parah ini akan menjadi penyebab terjadi banjir besar, jika sewaktu-waktu debit air bengawan solo naik atau meluap. Ditambah rumah warga yang hanya berjarak 5 meter dari titik longsor.

Hingga kini belum diketahui pasti penyebab longsornya tanggul dan tebing bengawan solo ini. Namun berdasarkan keterangan warga  longsornya tanggul dan tebing sungai ini, diduga akibat dasar tanggul tergerus arus air yang mengalami pasang surut. Selain itu, juga diperparah dengan meningkatnya aktifitas penambangan pasir sungai yang makin marak.

Sayidi, warga, mengaku sudah melaporkan ke pemerintah desa akibat kejadian ini. Dengan harapan, tanggul dapat segera diperbaiki atau minimal dapat dilakukan penanganan secara darurat.

"Sehingga tak membuat warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai, tak lagi resah ataupun khawatir atas ancaman banjir besar jika sewaktu-waktu bengawan solo meluap," kata Sayidi. (yos/VD:YAN)

Berita Terkait

Tanggul Sungai Jeroan Ambrol Gerus Bangunan Rumah Warga

Bupati Tuban Ajukan Pembangunan Tanggul Longsor Dipercepat

Tanggul Sungai Piring Ambles

Tanggul Anak Bengawan Solo Longsor Sepanjang 24 Meter Resahkan Warga
Berita Terpopuler
Hasil Operasi, 657 Warga Tidak Bermasker Terjaring Satgas Covid 19
Peristiwa  7 jam

LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
Peristiwa  6 jam

Polres Malang Luncurkan Kendaraan SKCK Keliling
Malang Raya  5 jam

Operasi Yustisi, Pelanggar Protokol Kesehatan Distempel
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber