Berita Terbaru :
Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Balik Kanan
Arema Usulkan Liga 1 Berlanjut di Era New Normal
Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
LPT Unair Tutup, RS Rujukan Bingung Periksa Sampel Swab Pasien
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
   

Ratusan Sopir Self Loader Protes Pungli Pengawalan
Metropolis  Rabu, 22-01-2020 | 19:13 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Ratusan massa dari Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia melakukan aksi unjuk rasa di depan Polda Jatim, Rabu (22/1) siang. Mereka menuntut penghapusan pungli terhadap sopir self loader atau truk pengangkut alat berat yang dilakukan oknum petugas patroli jalan raya (PJR).

Sekitar 200 sopir truk self loader dari Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI), menggelar aksi unjuk rasa di depan Polda Jatim. Mereka menyampaikan 3 tuntutan terkait dugaan pungutan liar dalam pengawalan terhadap sopir self loader (truk pengangkut alat berat).
 
Tiga tuntutan, yaitu pertama, menghentikan dan menghapuskan pungli terhadap sopir self loader. Kedua, mengusut dan memecat oknum kepolisian yang terlibat dalam aktivitas pungli, dan ketiga memberi perlindungan serta pengawalan gratis terhadap self loader.

Juru bicara perwakilan sopir self loader, Yusuf Maulidi, menyatakan bahwa selama ini para sopir dikenakan pungutan sebesar Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta setiap pengawalan. Jika tidak, maka pihaknya dilarang untuk jalan dengan alasan resiko kecelakaan.

Menjawab tuduhan itu, Kompol Dwi Sumrahadi Rakhmanto, Kasat Patroli Jalan Raya Polda Jatim melalui telepon menyatakan, pihaknya mengharuskan pengawalan bagi truk self loader, agar tidak terjadi kemungkinan kecelakaan.

"Aturan terkait pengawalan itu didasarkan pasal 169 undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan serta pasal 360 KUHP," kata Kompol Dwi Sumrahadi Rakhmanto, Kasat Patroli Jalan Raya Polda Jatim.

Aturan pengawalan truk self loader ini harus menghubungi petugas atau Polres terdekat. Jika lalu lintas sangat ramai, maka pengawalan hanya bisa dilakukan di malam hari. Mengenai tarif pengawalan, Kasat PJR Polda Jatim mengaku tidak mengetahui penerapan tarif tersebut.(end)

Berita Terkait

Ratusan Sopir Self Loader Protes Pungli Pengawalan
Berita Terpopuler
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  7 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  5 jam

LPT Unair Tutup, RS Rujukan Bingung Periksa Sampel Swab Pasien
Kesehatan  6 jam

Arema Usulkan Liga 1 Berlanjut di Era New Normal
Olah Raga  4 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber